Identifikasi Prospek dan Strategi Masa Depan, Prodi Agribisnis Gelar Kuliah Tamu

Bidang agribisnis masih mempunyai banyak kelemahan, namun sekaligus merupakan peluang untuk dikerjakan. Indikator kelemahan antara lain ditunjukkan serapan tenaga kerja bidang agribisnis tinggi (65%) namun persentase pendapatan nasional bidang agribi...

Detail
about

Berita

Bidang agribisnis masih mempunyai banyak kelemahan, namun sekaligus merupakan peluang untuk dikerjakan. Indikator kelemahan antara lain ditunjukkan serapan tenaga kerja bidang agribisnis tinggi (65%) namun persentase pendapatan nasional bidang agribisnis rendah (45%), bahkan gap pada sektor pertanian on farm lebih tinggi lagi yakni serapan tenaga kerja 45%  sedangkan pendapatan sektor pertanian 14%. Artinya ada pendapatan perkapita yang sangat rendah pada sektor pertanian. Faktor penyebab rendahnya pendapatan sektor ini disebabkan sempitnya pemilikan lahan, rendahnya pendidikan SDM pertanian, dan lain-lain.

Strategi yang harus dijalankan antara lain dengan pengembangan usaha dan sistem agribisnis dalam bentuk sentra produksi, komoditi unggulan, kerjasama dengan perusahaan besar,dll. Sebagai penggerak utama bidang agribisnis maka sangat dibutuhkan peningkatan kualitas SDM agribisnis dalam aspek manajerial, inovasi/teknologi, dan kewirausahaan. Sebagai pendukung, tentu dibutuhkan peningkatan infrastruktur irigasi, terminal agribisnis,pasar lelang, agropolitan dan berbagai bentuk pemasaran inovatif seperti e-marketing.

Gagasan strategi agribisnis “zaman now” tersebut dikemukakan dalam kuliah tamu Guru Besar Fakultas Pertanian UGM, Prof.Dr. Ir. Masyhuri. Kuliah tamu diselenggarakan pada tanggal 4 Agustus 2018 tujuannya adalah dalam rangka memperkaya bekal calon wisudawan Prodi Agribisnis FPP-UMM untuk siap memasuki dunia kerja bidang agribisnis.(rr)

Shared: