Wujudkan semangat “Muda Berkarya”, anak Agribisnis UMM Gen Z 23–24 buktikan kontribusi nyata di UKM Fair 2025
Anak-anak Agribisnis UMM angkatan 2023 dan 2024, yang dikenal sebagai generasi Gen Z yang kreatif dan energik, tampil menonjol dalam berbagai kegiatan dan penampilan. Mereka tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga sebagai penggerak yang turut memeriahkan dan memberikan warna tersendiri dalam perhelatan UKM Fair tahun ini.
Salah satu bentuk nyata kontribusi datang dari Muhammad Fikri Fakhruddin, mahasiswa Agribisnis angkatan 2023 yang aktif dalam UKM Golf. Melalui penampilannya, Fikri menunjukkan bahwa mahasiswa Agribisnis tidak hanya berfokus pada bidang akademik, tetapi juga mampu menonjol dalam bidang olahraga prestisius yang menuntut ketenangan, konsentrasi, dan ketepatan. Dedikasinya dalam UKM Golf menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk berani mengeksplorasi minat di luar zona nyaman.
Tak kalah membanggakan, Faiz Lutfyandi, mahasiswa Agribisnis angkatan 2023 yang tergabung dalam UKM Futsal, turut menorehkan kontribusi dalam ajang tersebut. Dengan semangat kompetitif dan kerja sama tim yang tinggi, Faiz menunjukkan karakter khas Gen Z yang dinamis, disiplin, dan berorientasi pada pencapaian. Kehadirannya di UKM Futsal menjadi bukti bahwa mahasiswa Agribisnis juga mampu menggabungkan kemampuan akademik dan sportivitas dalam satu kesatuan yang seimbang.
Partisipasi kedua mahasiswa tersebut memperlihatkan bagaimana semangat “Muda Berkarya” benar-benar terwujud di lingkungan Agribisnis UMM. Mereka bukan hanya membawa nama pribadi, tetapi juga mengharumkan nama prodi dengan menunjukkan keberagaman bakat dan kontribusi di luar ruang kelas.
Kemeriahan UKM Fair 2025 ini menjadi momentum penting bagi seluruh mahasiswa Agribisnis, khususnya angkatan 23 dan 24, untuk mempererat solidaritas, memperluas jejaring, serta menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas mereka sebagai bagian dari Universitas Muhammadiyah Malang. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi yang ditunjukkan, anak Agribisnis UMM Gen Z membuktikan bahwa karya nyata tidak hanya dihasilkan dari teori, tetapi juga dari keberanian untuk beraksi dan berkontribusi bagi almamater tercinta.