Embik Eco Green Farm buktikan bahwa inovasi berbasis desa mampu bersaing di panggung nasional
Magelang menjadi saksi Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang. Pada KMI Expo XII, yang menghadirkan lebih dari 500 tim mahasiswa inovatif, Lukman Hakim Arifin dari Agribisnis UMM berhasil meraih Harapan 2 yakni Tahap Bertumbuh bidang Budidaya melalui model bisnis Embik Eco Green Farm.
Di bawah bimbingan akademik Dr. Akhis Soleh Ismail, S.Pt, Lukman mengembangkan konsep peternakan terpadu ramah disabilitas yang berorientasi pada dampak sosial dan keberlanjutan. Ajang yang diselenggarakan Kemendikbudristek melalui Belmawa ini menjadi ruang kompetitif untuk menguji ketajaman strategi bisnis mahasiswa dari seluruh Indonesia.
“Motivasi saya adalah membuktikan bahwa peternakan rakyat dengan inovasi dan keberpihakan sosial dapat menjadi model bisnis masa depan,” ujar Lukman. Ia mengakui bahwa penyempurnaan SOP higienitas dan legalitas usaha merupakan tantangan signifikan selama persiapan lomba.
Keterampilan digital marketing, analisis usaha, dan negosiasi mitra yang diperoleh dari bangku kuliah Agribisnis UMM terbukti menjadi fondasi kesuksesan. Tidak heran jika program studi ini semakin dikenal sebagai inkubator agripreneur unggul di tingkat nasional.
Lukman menutup dengan pesan inspiratif: “Saya bangga membawa nama Agribisnis UMM, bukan hanya sebagai mahasiswa, tetapi sebagai pelaku usaha muda yang percaya bahwa agribisnis adalah masa depan, bukan pelarian.”

