Transformasi Literasi Digital dan Komunikasi Bisnis untuk Perluasan Pasar UMKM Desa

Desa Jetis Mulyoagung, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, menyimpan potensi ekonomi yang besar. Berada di ketinggian 600 mdpl dengan suhu rata-rata 20°C, desa semi-perkotaan ini memiliki kombinasi ideal antara produktivitas pertanian dan geliat usaha mikro kreatif. Namun, potensi tersebut belum sepenuhnya terkonversi menjadi daya saing pasar.Keterbatasan literasi digital, lemahnya komunikasi bisnis, serta belum terbentuknya jejaring usaha menjadi hambatan utama ekspansi produk lokal.

Menjawab tantangan tersebut, tim pengabdian Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang menghadirkan program Next-Gen Desa Jetis Mulyoagung Entrepreneurs. Program ini dirancang sebagai model transformasi kewirausahaan berbasis penguatan skill, strategi komunikasi, dan pembangunan komunitas bisnis inovatif.

Ketua tim Festy Putri R., S.P., M.P bersama Wahid Muhammad Shodiq, S.P., M.P serta mahasiswa pendamping menghadirkan pendekatan terintegrasi: pelatihan produksi, manajemen usaha digital, hingga pemasaran berbasis media sosial.

Hasil sementara menunjukkan capaian signifikan. Sebanyak 70 persen tahapan program telah terlaksana dengan peningkatan literasi pemasaran, perubahan persepsi terhadap media sosial sebagai alat kerja, serta lahirnya keterampilan praktis seperti product storytelling dan produksi konten digital.

Bagi Agribisnis UMM, program ini bukan sekadar pengabdian, melainkan implementasi nyata pendekatan agribisnis modern mengintegrasikan hulu hingga hilir, produksi hingga komunikasi nilai produk. Model ini berpotensi direplikasi sebagai prototipe pengembangan kewirausahaan desa berbasis teknologi adaptif.