Tim Prodi Agribisnis Tunjukkan Praktik Terbaik dalam Kunjungan Benchmarking Yudharta Pasuruan

KOTA MALANG – Reputasi Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali mendapatkan pengakuan di tingkat nasional. Selasa (25/11), enam perwakilan dari Program Studi Agribisnis Universitas Yudharta Pasuruan melakukan kunjungan resmi dalam rangka benchmarking sebagai bagian dari persiapan peningkatan akreditasi program studi mereka.

Kedatangan tamu diterima langsung oleh M. Zul Mawan, Kaprodi Agribisnis UMM, yang didampingi oleh jajaran pimpinan dan tim strategis prodi: Ganjar Adhiwirawan (Wakil Dekan II FPP UMM), Yohana Agustina (Sekretaris Prodi Agribisnis), Anas Tain (Kepala Laboratorium Agribisnis), Festy Putri (Humas Agribisnis UMM), dan Nur Ocvanny (PIC Program COE Kelas Profesional Ekspor). Kehadiran para pemimpin kunci ini menunjukkan keseriusan UMM dalam membuka ruang berbagi praktik terbaik bagi perguruan tinggi lain.

Dalam sesi dialog utama, tim Agribisnis UMM memaparkan strategi transformasi akademik yang selama beberapa tahun terakhir berhasil mengangkat kualitas pembelajaran, layanan mahasiswa, dan jejaring kerja sama industri. Salah satu sorotan utama adalah penguatan kurikulum berbasis Teaching Factory dan industri, termasuk keberhasilan mengembangkan Kelas Profesional Ekspor yang kini menjadi magnet nasional bagi mahasiswa yang ingin meniti karier di bidang ekspor produk agribisnis.

Tim juga menyoroti operasional Laboratorium Agribisnis yang kini berfungsi tidak hanya sebagai ruang praktik, tetapi juga sebagai pusat eksperimen bisnis mahasiswa. Model ini dianggap inovatif karena menggabungkan pendekatan akademik, bisnis nyata, dan teknologi digital.

Kunjungan berlangsung hangat, dengan diskusi intensif seputar tata kelola prodi, strategi akreditasi, pengelolaan SDM, digitalisasi layanan akademik, hingga proyek inovasi mahasiswa. Pihak Yudharta menyampaikan apresiasi atas keterbukaan UMM dalam berbagi pengalaman dan praktik terbaik.

Bagi UMM, kegiatan ini tidak hanya menjadi momen berbagi, tetapi juga penguatan posisi sebagai rujukan nasional dalam pengembangan agribisnis modern. Agribisnis UMM terus menunjukkan kapasitasnya dalam menghasilkan inovasi dan lulusan unggul yang adaptif terhadap perkembangan era digital dan kebutuhan industri.