Mahasiswa Ambil Peran Strategis Menjalankan Agenda Universitas
Dalam rangka mendukung program Sosialisasi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) bertajuk Back to School, mahasiswa Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) berperan aktif dalam mensukseskan kegiatan yang dilaksanakan di SMA Jati Agung, Sidoarjo. Keterlibatan mahasiswa bukan sekadar hadir sebagai perwakilan universitas, tetapi menjadi bagian penting dalam memastikan kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.
Mahasiswa Agribisnis UMM mengambil berbagai peran strategis, mulai dari memandu siswa dalam sesi orientasi universitas, mendampingi kegiatan diskusi interaktif, hingga membantu koordinasi antara tim universitas dan pihak sekolah. Kehadiran mereka menghadirkan nuansa partisipatif yang membuat sosialisasi lebih hidup, interaktif, dan mudah dipahami oleh siswa. Dengan komunikasi yang hangat dan informatif, mahasiswa berhasil menciptakan suasana yang mendorong siswa untuk aktif bertanya, berinteraksi, dan memahami berbagai prosedur PMB secara lebih menyeluruh.
Selain itu, mahasiswa juga berbagi pengalaman praktis mengenai kehidupan kampus, kegiatan organisasi mahasiswa, dan berbagai program universitas yang dapat dimanfaatkan oleh calon mahasiswa. Mereka menekankan pentingnya kesiapan diri, perencanaan akademik, dan keterampilan sosial sebagai modal utama dalam memasuki dunia pendidikan tinggi. Dalam proses ini, mahasiswa tidak hanya menjalankan tugas sebagai fasilitator, tetapi juga berperan sebagai motivator yang menginspirasi siswa untuk lebih percaya diri dalam mengambil keputusan terkait pendidikan masa depan.
Partisipasi aktif mahasiswa Agribisnis UMM ini menunjukkan sinergi yang kuat antara civitas akademika dan universitas dalam menyukseskan program Back to School. Peran mereka menegaskan bahwa keberhasilan sosialisasi PMB bukan hanya tanggung jawab institusi, tetapi juga bergantung pada kontribusi nyata mahasiswa sebagai ujung tombak interaksi dengan siswa. Aktivitas ini sekaligus memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan komunikasi, kepemimpinan, dan organisasi, sehingga kegiatan universitas berjalan efektif sekaligus mendidik kedua belah pihak: siswa yang dibimbing dan mahasiswa yang melayani.
