Agribisnis UMM: Saat Anak Muda Beralih dari Job Seeker Menjadi Food Business Creator

MALANG – Di tengah meningkatnya tren kewirausahaan global, semakin banyak anak muda yang tidak lagi bercita-cita menjadi pencari kerja, melainkan pencipta lapangan kerja. Fenomena ini juga terlihat pada sektor pangan yang terus membuka peluang bisnis baru berbasis inovasi dan teknologi.

Program Studi Agribisnis UMM mendorong mahasiswa untuk membangun pola pikir entrepreneur sejak dini melalui berbagai aktivitas akademik dan praktik bisnis.

Ketua Program Studi Agribisnis UMM, M. Zul Mazwan, S.P., M.Sc., menegaskan bahwa lulusan agribisnis harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Kami ingin mahasiswa Agribisnis UMM tidak hanya lulus membawa ijazah. Mereka harus mampu membangun bisnis, membuka lapangan kerja, dan menjadi problem solver bagi sektor pangan Indonesia,” ungkapnya.

Dengan kombinasi ilmu bisnis, manajemen, dan teknologi, mahasiswa didorong menjadi calon CEO startup pangan, pelaku usaha agribisnis, maupun pemimpin industri masa depan.

Perkembangan teknologi digital telah membuka peluang yang semakin luas bagi generasi muda untuk membangun bisnis di sektor pangan. Berbagai model usaha baru bermunculan, mulai dari food startup, platform pemasaran hasil pertanian, bisnis produk pangan olahan, hingga layanan berbasis teknologi yang menghubungkan produsen dan konsumen. Kondisi ini menunjukkan bahwa sektor agribisnis tidak lagi terbatas pada aktivitas produksi, tetapi telah berkembang menjadi ekosistem bisnis yang dinamis dan penuh peluang bagi anak muda yang kreatif serta inovatif.

Melalui pembelajaran yang berorientasi pada kewirausahaan, Agribisnis UMM berupaya menciptakan lingkungan yang mendorong mahasiswa untuk berani memulai usaha, mengembangkan ide bisnis, serta mengidentifikasi peluang yang muncul dari berbagai tantangan sektor pangan. Mahasiswa tidak hanya belajar menyusun strategi bisnis dan memahami pasar, tetapi juga dibekali kemampuan kepemimpinan, pemecahan masalah, serta pengambilan keputusan yang dibutuhkan untuk membangun dan mengelola usaha secara berkelanjutan. Dengan bekal tersebut, Agribisnis UMM optimistis dapat melahirkan generasi pemimpin yang mampu membawa inovasi bagi industri pangan sekaligus berkontribusi pada pembangunan ekonomi nasional.