Fenomena Food Security sebagai Isu Strategis Dunia

Agribisnis UMM siapkan mahasiswa memahami tantangan ketahanan pangan global Ketahanan pangan (food security) kini menjadi salah satu isu strategis yang mendesak bagi banyak negara. Krisis geopolitik, perubahan iklim, bencana alam, serta pertumbuhan populasi yang cepat membuat keamanan pangan menjadi perhatian utama. Tidak hanya sekadar ketersediaan pangan, food security juga mencakup distribusi yang adil, kualitas gizi, dan aksesibilitas bagi seluruh lapisan masyarakat. Dalam konteks global, isu ini menjadi semakin kompleks karena pergerakan komoditas pangan dipengaruhi oleh dinamika ekonomi, perdagangan internasional, dan kebijakan politik antarnegara. Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) secara aktif mengkaji berbagai solusi untuk membangun sistem pangan yang tangguh dan berkelanjutan. Mahasiswa didorong untuk memahami keterkaitan antara produksi, distribusi, konsumsi, serta kebijakan pangan di tingkat nasional maupun internasional. Pendekatan ini membantu mahasiswa melihat food security secara holistik, sehingga mereka mampu merancang strategi agribisnis yang adaptif terhadap perubahan global. Salah satu fokus utama adalah memastikan mahasiswa memahami rantai pasok pangan secara menyeluruh. Mulai dari produksi di tingkat petani, pengolahan dan penyimpanan, distribusi melalui pasar lokal dan internasional, hingga konsumsi akhir, semua tahap dianalisis untuk menemukan solusi peningkatan efisiensi dan keberlanjutan. Selain itu, mahasiswa juga diperkenalkan pada kebijakan pangan global, seperti perjanjian perdagangan internasional, standar keamanan pangan, serta inisiatif pembangunan berkelanjutan. Agribisnis UMM juga mendorong mahasiswa untuk berpikir inovatif dalam mengembangkan solusi berbasis teknologi dan digitalisasi. Misalnya, penggunaan sistem informasi distribusi pangan, pengolahan data untuk memprediksi permintaan, dan strategi pemasaran digital untuk memperluas akses pasar. Pendekatan ini memastikan lulusan siap menghadapi tantangan industri agribisnis global dan berperan aktif dalam menjaga ketahanan pangan nasional maupun internasional. Dengan penguatan pemahaman tentang food security, Agribisnis UMM menegaskan relevansinya dalam membentuk lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata pada pembangunan sistem pangan yang berkelanjutan. Melalui kombinasi akademik, penelitian, dan praktik lapangan, mahasiswa dipersiapkan menjadi talenta agribisnis yang siap menjawab tantangan masa depan dan berkontribusi pada keamanan pangan global.  

UMM Pacu Mahasiswa Agribisnis Raih Sertifikasi Internasional

Bekal profesional untuk memperluas peluang karier di level global Malang — Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) terus mendorong mahasiswa Program Studi Agribisnis untuk menguasai kompetensi global melalui kepemilikan sertifikasi internasional. Langkah ini menjadi strategi penting agar ketika lulus sarjana tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap bersaing di pasar kerja global. Sertifikasi internasional menjadi tolok ukur profesionalisme dan kemampuan yang diakui oleh industri. Bagi talenta agribisnis modern, kemampuan tersebut meliputi penguasaan ekspor-impor, manajemen rantai pasok (supply chain management), hingga digital marketing berskala internasional. Dengan sertifikasi ini, mahasiswa mampu menunjukkan bahwa mereka siap menghadapi standar profesional global sekaligus memperluas peluang karier, baik di perusahaan multinasional, industri pangan, maupun bisnis pertanian berbasis teknologi. “Kami mendorong mahasiswa untuk tidak hanya memahami teori agribisnis, tetapi juga memiliki bukti kompetensi yang diakui secara internasional,” ujar salah satu dosen Program Studi Agribisnis UMM. “Sertifikasi ini penting untuk membekali mereka dalam menghadapi tantangan industri yang semakin global.” Sertifikasi ekspor-impor memberikan pemahaman mendalam tentang prosedur perdagangan internasional, regulasi kepabeanan, dan distribusi produk lintas negara. Sementara kompetensi di bidang supply chain management memungkinkan mahasiswa mengelola rantai pasok secara efisien, dari petani hingga konsumen, menjaga kualitas dan stabilitas produk. Di era digital, sertifikasi digital marketing internasional juga menjadi krusial, karena memungkinkan mahasiswa memasarkan produk agribisnis secara efektif di pasar global melalui strategi digital berbasis data. Melalui pendampingan akademik yang terarah, Agribisnis UMM memastikan mahasiswa memperoleh pelatihan, simulasi praktik, dan bimbingan untuk meraih sertifikasi internasional. Pendekatan ini menjadikan lulusan UMM siap menghadapi standar industri global dan meningkatkan daya saing mereka di dunia kerja. Dengan langkah strategis ini, UMM memperkuat posisinya sebagai kampus yang tidak hanya mencetak lulusan berpengetahuan luas, tetapi juga profesional agribisnis yang siap bersaing di kancah internasional.

Totalitas Tanpa Batas! Agribisnis UMM Dukung Penuh OSN 2025

Kolaborasi, Kreativitas, dan Kontribusi Nyata untuk OSN 2025 Fakultas Pertanian-Peternakan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melalui Program Studi Agribisnis kembali membuktikan komitmennya dalam mendukung dunia akademik dan pengembangan generasi unggul. Dalam gelaran Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025, Agribisnis UMM tampil totalitas tanpa batas dengan memberikan dukungan nyata, kolaboratif, dan penuh semangat. Sebagai bentuk kontribusi aktif, Prodi Agribisnis secara resmi mengubah sistem pembelajaran luring menjadi daring selama pelaksanaan OSN 2025. Langkah strategis ini dilakukan untuk memberikan ruang penuh bagi terselenggaranya kompetisi tingkat nasional tersebut. Beberapa ruang kelas di lingkungan Agribisnis bahkan dialihfungsikan menjadi lokasi strategis kegiatan OSN, menunjukkan fleksibilitas dan kepedulian prodi terhadap agenda-agenda pendidikan nasional. Tak hanya dari sisi fasilitas, semangat kolaboratif juga ditunjukkan melalui keterlibatan langsung mahasiswa Agribisnis sebagai bagian dari panitia pendukung, volunteer, hingga tim kreatif. Mereka hadir di balik layar pelaksanaan OSN 2025, menyumbangkan tenaga, pikiran, dan inovasi demi kelancaran acara. Peran aktif ini bukan hanya menjadi pengalaman berharga, tetapi juga menunjukkan bahwa mahasiswa Agribisnis siap bergerak di berbagai lini, tak hanya di bidang akademik tapi juga dalam kerja-kerja sosial dan organisatoris. Lebih dari itu, kehadiran mahasiswa dan sivitas Agribisnis UMM selama OSN 2025 juga menciptakan atmosfer positif dan suportif. Mereka hadir secara langsung memberikan semangat kepada peserta, membangun suasana kompetitif yang sehat, dan menunjukkan karakter akademik yang kompetitif, kolaboratif, dan suportif. Lingkungan Agribisnis UMM pun berubah menjadi ruang yang hidup dengan antusiasme, semangat, dan dukungan moral yang luar biasa. Partisipasi ini menjadi bukti bahwa Agribisnis UMM bukan sekadar program studi, tetapi juga rumah bagi semangat kolaborasi, kreativitas, dan kontribusi nyata untuk kemajuan pendidikan nasional. OSN 2025 hanyalah satu momentum, namun semangat dan dedikasi Agribisnis UMM akan terus menyala untuk mendukung berbagai agenda strategis pendidikan di masa mendatang. “Kami bangga bisa berperan aktif dalam mendukung OSN 2025. Ini bukan hanya tentang ruang dan fasilitas, tapi tentang membangun semangat bersama. Agribisnis UMM akan selalu hadir sebagai mitra aktif dalam agenda-agenda besar bangsa,” ungkap salah satu dosen pembimbing.

Agribisnis UMM Dukung Penuh Jambore Nasional I Jamaah Tani Muhammadiyah

KEBUMEN, Jambore Nasional I Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) yang berlangsung di Kebumen, Jawa Tengah, resmi ditutup pada Minggu (21/9/2025). Selama tiga hari, ribuan petani Muhammadiyah dari berbagai daerah di Indonesia berhimpun untuk mengukuhkan tekad memperjuangkan kedaulatan pangan nasional. Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melalui Fakultas Pertanian dan Peternakan turut ambil bagian dalam agenda strategis ini. Dekan FPP UMM, Prof. Dr. Ir. Aris Winaya, MM., IPU, ASEAN Eng., hadir bersama rombongan, didampingi dosen Agribisnis UMM, Ibu Yohana Agustina, SP., MP. Kehadiran mereka menegaskan dukungan penuh UMM, khususnya Program Studi Agribisnis, terhadap upaya Muhammadiyah dalam memperkuat kemandirian pangan nasional. “Partisipasi aktif dalam kegiatan seperti Jambore Nasional I JATAM ini penting, tidak hanya sebagai bentuk kontribusi keumatan, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran nyata bagi akademisi. Mahasiswa dan dosen dapat terlibat langsung, menyerap praktik terbaik, serta membangun jejaring dengan para petani Muhammadiyah di seluruh Indonesia,” ujar Prof. Aris. Selain melibatkan tokoh nasional seperti Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, yang secara simbolis menanam padi varietas unggul Mentari, jambore ini juga menjadi forum konsolidasi gerakan tani Muhammadiyah. Varietas Mentari hasil inovasi tim peneliti Muhammadiyah diharapkan menjadi tonggak baru kemandirian teknologi pertanian. Dukungan Agribisnis UMM tidak hanya sebatas kehadiran, tetapi juga diarahkan pada sinergi akademik dan organisasi. Dari sisi akademik, kegiatan ini membuka ruang penelitian, pengabdian masyarakat, serta pengembangan inovasi kurikulum berbasis agribisnis berkelanjutan. Dari sisi organisasi, Agribisnis UMM memperkuat perannya sebagai pusat kolaborasi yang menjembatani dunia kampus dengan kebutuhan nyata petani di lapangan. Ibu Yohana Agustina, SP., MP., menambahkan bahwa keterlibatan Agribisnis UMM dalam agenda JATAM akan menjadi bekal berharga bagi mahasiswa untuk memahami tantangan pangan nasional. “Mahasiswa perlu melihat langsung dinamika di lapangan. Dengan demikian, keilmuan agribisnis tidak berhenti di ruang kelas, tetapi benar-benar menjadi solusi bagi petani,” jelasnya. Dengan dukungan penuh UMM, khususnya Program Studi Agribisnis, Jambore Nasional I JATAM tidak hanya menjadi momen konsolidasi petani Muhammadiyah, tetapi juga sarana memperkuat sinergi akademisi dan praktisi. Hal ini sejalan dengan tema jambore, “Daulat Pangan untuk Indonesia Berkemakmuran.”      

Workshop Case Method Project Based Learning oleh Bidang I-UMM

Malang — Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan berdaya saing global. Kali ini, Agribisnis UMM turut ambil bagian dalam Workshop Case Method Project Based Learning yang digelar oleh Bidang I UMM, sebagai langkah nyata dalam meningkatkan mutu pembelajaran sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia. Workshop ini menjadi momentum penting bagi Agribisnis UMM untuk memperkuat strategi pendidikan yang berorientasi pada praktik nyata, penyelesaian masalah, serta pengembangan keterampilan mahasiswa agar adaptif terhadap dinamika industri global. Melalui pendekatan case method dan project based learning, mahasiswa didorong bukan hanya menguasai teori, melainkan mampu mengaplikasikan pengetahuan dalam konteks dunia kerja yang sesungguhnya. “Keterlibatan Agribisnis UMM dalam workshop ini merupakan investasi penting. Kami ingin memastikan setiap lulusan tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap memimpin perubahan di sektor agribisnis yang semakin kompetitif dan global,” ujar Sekretaris Program Studi Agribisnis UMM yang juga turut hadir pada momentum tersebut. Partisipasi ini juga sejalan dengan visi besar Prodi Agribisnis UMM: menjadi program studi terkemuka di ASEAN pada 2030 dalam pengembangan agribisnis berkelanjutan, berorientasi ekspor, dan berlandaskan nilai Islam. Melalui penguatan metode pembelajaran yang inovatif, Agribisnis UMM menegaskan diri sebagai center of excellence dalam pendidikan agribisnis modern. Dengan dukungan penuh dari Bidang I UMM, kegiatan ini diharapkan mampu mencetak lulusan yang lebih kompeten, kreatif, dan siap menjadi game changer di dunia agribisnis. “Ini bukan sekadar workshop, tapi bagian dari gerakan besar UMM untuk melahirkan generasi emas yang mampu membawa nama Indonesia di panggung global,” tegas Festy, dosen agribisnis. Keterlibatan Agribisnis UMM dalam workshop ini semakin mempertegas bahwa kampus putih bukan hanya hadir sebagai penyedia pendidikan, melainkan motor penggerak inovasi yang menyiapkan sumber daya unggul siap menjawab tantangan industri dan membawa agribisnis Indonesia melesat ke level internasional.  

Konsolidasi Penguatan Visi Misi Agribisnis UMM

UMM Jadi Magnet Agribisnis Berkelanjutan: Konsolidasi Visi Misi Siapkan SDM Tangguh Kelas Dunia Loc. Ball room Hotel kapal Garden Sengkaling Malang, Kapal Garden Hotel UMM — Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali meneguhkan diri sebagai pusat keunggulan dalam pendidikan agribisnis di Indonesia. Pada Sabtu (30/8/2025), seluruh dosen, Ketua dan Sekretaris Prodi Agribisnis UMM berkumpul dalam konsolidasi penguatan visi-misi yang diarahkan untuk melahirkan lulusan berkelas dunia, siap bersaing di pasar global, namun tetap berakar pada nilai-nilai Islam. Dengan visi ambisius menjadi program studi terkemuka di ASEAN pada tahun 2030, Agribisnis UMM terus mengoptimalkan seluruh sumber daya akademik, riset, laboratorium, hingga jejaring internasional yang dimiliki. Tidak hanya itu, UMM juga dikenal sebagai salah satu universitas dengan ekosistem agribisnis terlengkap, mulai dari teaching farm, pusat riset ekspor, hingga kolaborasi strategis bersama industri besar di dalam dan luar negeri. “Konsolidasi ini bukan sekadar penyelarasan kurikulum, melainkan langkah besar menuju terwujudnya pusat unggulan agribisnis berkelanjutan yang dapat menyiapkan lulusan setara standar global,” ujar Ketua Program Studi Agribisnis UMM. Hadir pula Moch Arif Afandi, alumnus Agribisnis UMM yang sukses sebagai pemilik bisnis di sektor agribisnis. Ia menegaskan bahwa kekuatan terbesar UMM adalah kombinasi antara kompetensi akademik, jejaring industri, dan kultur Islami yang membentuk karakter lulusannya. “Saya adalah bukti nyata bahwa lulusan Agribisnis UMM bisa menjadi game changer di industri. Mahasiswa di sini mendapat bekal lengkap, dari pengetahuan global hingga integritas moral,” ungkap Arif. Dengan misi menyelenggarakan pendidikan bermutu, penelitian inovatif, pengabdian berbasis pemberdayaan, serta kerja sama internasional yang terus diperluas, Agribisnis UMM memposisikan diri bukan hanya sebagai penyedia pendidikan, tetapi sebagai lokomotif kemajuan agribisnis nasional yang berorientasi ekspor dan keberlanjutan. Konsolidasi ini menandai tekad kuat UMM untuk tidak hanya mencetak sarjana, tetapi melahirkan pemimpin agribisnis global generasi yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing, dengan fondasi nilai Islam yang kokoh.  

Dukung Penguatan Kompetensi Mahasiswa,

Prodi Agribisnis UMM Lakukan Supervisi Magang di P4S Blimbing Artha Mandiri Tulungagung Tulungagung, 4 September 2025 – Sebagai bentuk komitmen dalam menjamin mutu pelaksanaan magang industri bagi mahasiswa, Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melaksanakan supervisi magang di Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Blimbing Artha Mandiri, yang berlokasi di Dusun Cluwok, Desa Bono, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Kunjungan tersebut dilakukan oleh Dr. Ir. Anas Tain, M.M., dosen pendamping lapangan, guna memantau secara langsung proses pelaksanaan magang serta memperkuat sinergi kelembagaan antara Prodi Agribisnis UMM dan P4S Blimbing Artha Mandiri sebagai mitra pelatihan berbasis masyarakat. Saat ini, salah satu mahasiswa Program Studi Agribisnis UMM tengah mengikuti program magang di P4S tersebut dengan periode pelaksanaan mulai 14 Juli hingga 30 September 2025. Selama magang, mahasiswa tersebut aktif terlibat dalam beragam kegiatan praktis yang mencakup pengelolaan usaha hortikultura, pelatihan dan pendampingan petani, pemberdayaan masyarakat desa, serta pengelolaan manajemen kelembagaan agribisnis berbasis komunitas. P4S Blimbing Artha Mandiri dikenal sebagai lembaga pelatihan yang konsisten membina petani dan kelompok tani di wilayah Tulungagung dan sekitarnya. Kerja sama antara Prodi Agribisnis UMM dan P4S ini memberikan kesempatan strategis bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung dari praktik lapangan yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan dunia agribisnis saat ini. Selain supervisi magang, kunjungan ini juga dimanfaatkan untuk menjajaki pengembangan kerja sama yang lebih luas, meliputi penguatan program pelatihan bersama, pelaksanaan riset terapan di bidang agribisnis, serta pengabdian kepada masyarakat yang dapat memberikan dampak positif secara berkelanjutan. Kegiatan supervisi magang di P4S Blimbing Artha Mandiri ini merupakan bagian integral dari upaya berkelanjutan Prodi Agribisnis UMM dalam menghadirkan lulusan yang unggul, adaptif, dan siap bersaing di sektor agribisnis yang semakin dinamis dan berkembang. Dengan kolaborasi yang erat antara dunia pendidikan dan institusi pelatihan berbasis masyarakat, Prodi Agribisnis UMM terus berkomitmen menghadirkan pengalaman belajar yang aplikatif demi mencetak tenaga profesional yang mampu menjawab tantangan dan kebutuhan industri agribisnis masa depan.