Memasuki pertengahan bulan Ramadhan, geliat persiapan program PPK Ormawa 2026 semakin terasa di lingkungan Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang. Mahasiswa memanfaatkan momentum ini untuk merancang berbagai program inovatif yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat desa berbasis agribisnis.

Meski menjalani ibadah puasa, diskusi dan pertemuan tim tetap berlangsung aktif. Berbagai ide kreatif bermunculan, mulai dari pengembangan pertanian berbasis teknologi, pemberdayaan kelompok tani muda, hingga penguatan usaha mikro berbasis produk pertanian lokal.

Fenomena ini menunjukkan karakter mahasiswa Agribisnis UMM yang tidak hanya akademis, tetapi juga memiliki sensitivitas sosial tinggi. Mereka melihat PPK Ormawa sebagai kesempatan untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.

Selain menyusun proposal kegiatan, mahasiswa juga melakukan studi literatur dan pengumpulan data lapangan untuk memastikan program yang dirancang memiliki landasan ilmiah yang kuat.

Kegiatan diskusi sering berlangsung hingga menjelang waktu berbuka puasa. Hal ini mencerminkan semangat kolaborasi mahasiswa yang tetap terjaga meskipun menjalani aktivitas akademik di tengah ibadah Ramadhan.

Dengan semangat yang terus menguat, mahasiswa Agribisnis UMM berharap dapat menghadirkan program pemberdayaan masyarakat yang inovatif sekaligus memperkuat reputasi prodi di tingkat nasional.