Perkuat Pemberdayaan PKK melalui Implementasi Green and Blue Economy Berbasis Pertanian Rumah Tangga
Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang kembali menunjukkan kiprahnya sebagai institusi akademik yang progresif dan adaptif dalam menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan. Kali ini, tim dosen Agribisnis UMM berhasil meraih pendanaan Program BIMA dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui skema Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM).
Capaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa Agribisnis UMM tidak hanya unggul dalam pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga konsisten menghadirkan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat. Program yang diusung mengangkat tema implementasi Green and Blue Economy pada sistem pertanian rumah tangga terpadu bagi kelompok PKK di Loandeng.
Melalui program ini, pendekatan pertanian tidak lagi dipandang semata sebagai aktivitas produksi pangan, melainkan sebagai strategi pemberdayaan ekonomi keluarga yang terintegrasi dengan prinsip keberlanjutan lingkungan. Konsep Green Economy diterapkan melalui optimalisasi sumber daya ramah lingkungan dan pengurangan limbah rumah tangga, sedangkan pendekatan Blue Economy mendorong efisiensi pemanfaatan sumber daya agar menghasilkan nilai tambah ekonomi secara berkelanjutan.
Kolaborasi akademik yang digagas oleh Prof. Jabal Tarik bersama Nur Ocvany dan Fenty menjadi representasi kuat komitmen Agribisnis UMM dalam menghadirkan solusi berbasis riset yang aplikatif. Pendekatan yang digunakan tidak hanya berorientasi pada peningkatan produktivitas rumah tangga, tetapi juga diarahkan untuk membangun ketahanan pangan keluarga, memperkuat ekonomi perempuan, serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya praktik pertanian berkelanjutan.

