Inovasi Smart Farming SolarSonic IoT Guard Antar Himagri UMM Menjadi Peserta Resmi Abdidaya Ormawa 2025
Malang — Prestasi membanggakan kembali dipersembahkan oleh Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Melalui kinerja yang konsisten, komprehensif, dan berbasis inovasi, Tim PPK Ormawa Himagri Agribisnis UMM sukses lolos sebagai peserta Abdidaya Ormawa 2025, sebagaimana tertuang dalam surat resmi Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemdiktisaintek Nomor 4735/B2/DT.01.01/2025. Keberhasilan ini menegaskan posisi Agribisnis UMM sebagai program studi yang progresif serta adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.
Dalam daftar nasional tersebut, Himagri UMM melaju melalui inovasi Smart Farming 5.0 “SolarSonic IoT Guard”, sebuah teknologi pertanian cerdas yang dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi pengendalian hama tikus dan burung pada komoditas padi di Desa Ampeldento. Perangkat ini mengintegrasikan energi surya, sensor otomatis, serta sistem Internet of Things (IoT) untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data di tingkat petani. Pendekatan ini tidak hanya memperlihatkan kedalaman analisis mahasiswa Agribisnis, tetapi juga ketajaman mereka dalam memadukan ilmu, riset, dan kebutuhan lapangan secara strategis.
Lolosnya Himagri UMM pada Abdidaya Ormawa 2025 bukan sekadar capaian administratif, tetapi sekaligus menjadi indikator kualitas tata kelola program yang telah melewati rangkaian penilaian ketat mulai dari evaluasi logbook, penilaian kemajuan pelaksanaan (PKP), hingga visitasi lapangan oleh asesor. Setiap tahapan dinilai menunjukkan profesionalisme, akuntabilitas, dan ketepatan intervensi program yang dilakukan langsung bersama masyarakat.
UMM yang sekaligus menjadi tuan rumah Abdidaya Ormawa 2025 pada 4–7 Desember mendatang, menjadikan prestasi ini semakin bermakna. Agribisnis UMM tampil bukan hanya sebagai peserta, tetapi juga sebagai representasi kampus yang memimpin perubahan di tingkat nasional melalui inovasi teknologi pertanian yang relevan dan berkelanjutan.
Keberhasilan ini memperkuat citra Agribisnis UMM sebagai “center of excellence” dalam inovasi agribisnis modern. Integrasi antara kompetensi akademik, riset aplikatif, dan orientasi pemberdayaan masyarakat menjadikan mahasiswa Agribisnis UMM sebagai generasi muda yang visioner, solutif, dan siap menjawab tantangan sektor pertanian masa kini.
Dengan pengakuan nasional ini, Himagri UMM bertekad melanjutkan kontribusinya melalui implementasi teknologi yang lebih luas, peningkatan kapasitas petani, serta pengembangan model pemberdayaan berbasis Smart Farming yang berkelanjutan. Prestasi ini sekaligus menjadi energi baru bagi Agribisnis UMM untuk terus bergerak maju, mengukuhkan diri sebagai program studi yang tidak hanya mengajar, tetapi menghadirkan perubahan nyata.