Jakarta, – Upaya memperkuat hilirisasi kopi nasional kembali mengemuka dalam pertemuan antara Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dan Sustainable Coffee Platform of Indonesia (SCOPI), Jakarta. Dalam pertemuan ini, dosen Humas Agribisnis UMM mendiskusikan peluang kerja sama yang meliputi pengembangan akademik, pemberdayaan masyarakat, hingga inovasi produk kopi berbasis riset ilmiah.

SCOPI, sebagai lembaga yang berfokus pada keberlanjutan kopi Indonesia, menilai peran kampus menjadi kunci dalam memperkuat koneksi pengetahuan ilmiah dengan kebutuhan industri. Diskusi berfokus pada tiga area utama, yaitu peningkatan kualitas budidaya kopi, manajemen pascapanen, dan pengembangan pemasaran produk turunan kopi yang memiliki nilai tambah.

Agribisnis UMM menegaskan komitmennya untuk memperkuat pendidikan agribisnis berbasis praktik industri. Melalui kolaborasi dengan SCOPI, mahasiswa berkesempatan mengikuti magang, workshop, serta penelitian terapan yang relevan dengan dinamika lapangan. Di sisi lain, dosen UMM berpotensi terlibat dalam pendampingan petani, publikasi ilmiah, dan program peningkatan kapasitas SDM pertanian.

SCOPI menyambut baik arah diskusi tersebut dan membuka opsi kerja sama jangka panjang, termasuk kolaborasi riset, seminar tematik, dan pengembangan inovasi kopi berkelanjutan di tingkat UMKM maupun industri regional. Kolaborasi ini dinilai dapat meningkatkan daya saing kopi Indonesia di pasar global, sekaligus memperkuat mata rantai agribisnis dari hulu hingga hilir.

Tahap lanjutan dijadwalkan untuk menyusun rencana kerja bersama, termasuk pemetaan kebutuhan riset, pembentukan tim teknis, serta desain program kolaboratif yang dapat diimplementasikan di lapangan. UMM menyatakan optimisme, pertemuan ini menjadi pintu masuk bagi kemitraan strategis yang berdampak luas bagi akademisi, mahasiswa, dan masyarakat tani kopi.