Delegasi Agribisnis UMM Hadiri Trade Expo 2024: Perluas Jejaring Nasional dan Internasional

Jakarta, 19 Oktober 2024 – Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menunjukkan eksistensinya di kancah nasional dan internasional dengan menghadiri Trade Expo Indonesia 2024, yang berlangsung di ICE BSD, Serpong, Jakarta, pada 15–19 Oktober 2024. Delegasi UMM yang terdiri dari tiga dosen Agribisnis, yakni Prof. Jabal Tarik, Ary Bakhtiar, dan Festy Putri, membawa misi besar untuk memperluas jejaring serta membuka peluang kolaborasi di bidang agribisnis. Ketiga delegasi tersebut juga merupakan bagian dari penggerak program Center of Excellence (COE) Kelas Profesional Ekspor, sebuah inisiatif unggulan Agribisnis UMM yang berfokus pada peningkatan kompetensi mahasiswa dan dosen dalam pengelolaan ekspor produk agribisnis. Prof. Jabal Tarik, salah satu delegasi, menekankan pentingnya momen ini dalam memperkuat kehadiran UMM di panggung nasional dan internasional. “Melalui Trade Expo 2024, kami tidak hanya memperkenalkan potensi agribisnis lokal tetapi juga membangun jejaring strategis dengan pelaku usaha, lembaga pemerintah, dan pembisnis internasional. Ini adalah langkah konkret untuk mewujudkan kolaborasi yang lebih inovatif,” ujarnya. Sementara itu, Ary Bakhtiar menambahkan bahwa kehadiran Agribisnis UMM di ajang ini juga membuka peluang untuk pertukaran ide dan inovasi. “Kami bertemu banyak pihak yang memiliki visi serupa dalam mendukung pertumbuhan agribisnis berbasis teknologi dan keberlanjutan. Ini memberi kami inspirasi untuk terus mengembangkan program-program di Prodi Agribisnis UMM,” jelasnya. Festy Putri, yang turut dalam agenda tersebut, mengungkapkan optimisme bahwa kegiatan ini dapat memperluas daya saing UMM di bidang agribisnis. “Trade Expo adalah platform ideal untuk memperkenalkan produk agribisnis sekaligus menunjukkan kompetensi UMM dalam mendukung pengembangan agribisnis yang lebih profesional dan berorientasi ekspor,” katanya. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, delegasi Agribisnis UMM berharap langkah ini menjadi awal yang baik untuk menjalin kemitraan strategis, baik di tingkat nasional maupun internasional. Prodi Agribisnis UMM terus berkomitmen untuk mendukung mahasiswa, dosen, dan praktisi agar menjadi pelaku agribisnis yang kompeten dan berdaya saing global.
Belajar Budaya, Bahasa, serta Bisnis Melalui Summer Camp Chinese Kolaborasi Antara Universitas Muhammadiyah Malang dan Guangxi Normal University

30 September 2024 – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang tengah melakukan kegiatan Summer Camp yang berlangsung di Guangxi Normal University, Kota Guilin, China. Kegiatan ini tidak hanya dihadiri oleh UMM saja melainkan ada kampus lain diantaranya Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang dan Sekolah Bina Budi Mulia. Kegiatan Summer Camp ini berlangsung selama 14 hari sedari tanggal 17 Agustus sampai dengan 31 Agustus 2024. Kegiatan Summer Camp ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mempelajari budaya, bahasa china, keterampilan berbisnis, makanan khas china dll, serta untuk mempererat tali persaudaraan antara china dan Indonesia. Universitas Muhammadiyah Malang mengirimkan 2 Mahasiswa terbaiknya Laila Noviyanti Sitepu dan Anggun Maysyarah V.U. berasal dari Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian Peternakan. Para peserta Summer Camp juga di didampingi langsung oleh dosen pembimbing Dr. Masuduki,. M.Pd. Selain itu, kegiatan ini berlangsung di 2 kota berbeda pertama di Kota Guilin selama 7 Hari dan kedua di Kota Nanning selama 8 hari. Kegiatan pertama yaitu pembukaan Summer Camp yang berada di Guangxi Normal University. Dan dilanjutkan dengan kelas bahasa mandarin dasar, kuliah tentang teori ECommerce dimana pada pembelajaran ini kami mengetahui jika penjualan secara online di china sangat menguntungkan dan mereka juga memperhatikan dan terus mengupdate teknik-teknik pengambilan foto atau video yang berkualitas tinggi. Mereka juga diajarkan untuk menghias kipas dimana kipas merupakan salah satu budaya china yang melambangkan kekuasaan. Selain itu kami juga mengunjungi budaya-budaya china mulai dari jingjiang prince’s palace,taman xiangshan,osmanthus commune,dongligucun scenic area, museum prasasti guihai, juga bermain permainan etnik menyenangkan. Kota nanning pada kota kedua ini banyak mempelajari tentang seni budaya china seperti membuat simpul kesenian Tiongkok, budaya pengobatan Tiongkok,budaya rakyat Guangxi shi jiu. Dan untuk pembelajaran teori diajarkan teori E-commerce lintas batas. Kegiatan ini sangat berkesan bagi kedua peserta berprestasi dari Agribisnis UMM tersebut. Selain karena ini pertama kali ke china, juga bisa mendapatkan kenangan-kenangan yang tidak terlupakan semua hal baru yang dirasakan mulai dari proses keberangkatan hingga akhirnya kembali ke Indonesia. Dimana kedua kota yang berbeda kota guilin dengan pemandangan alamnya yang mempesona, sedangkan kota nanning dengan kemajuan teknologi yang mereka miliki. Keduanya merupakan perpaduan kota yang cocok untuk mengetahui bagaimana budaya juga teknologi china saling melengkapi.
Petualangan Tak Terlupakan! Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang Terjun Langsung ke Jantung Budaya dan Bisnis China

Guilin, China – Dalam rangka mempererat hubungan antara Indonesia dan China, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) bersama beberapa universitas ternama di Jawa Timur, termasuk Universitas Brawijaya dan Universitas Negeri Malang, serta Sekolah Bina Budi Mulia, mengadakan kegiatan Summer Camp di Guangxi Normal University. Program ini berlangsung selama 14 hari, dimulai dari 17 Agustus hingga 31 Agustus 2024, dan bertujuan untuk memperkenalkan serta mempelajari budaya, bahasa, dan keterampilan bisnis di China. UMM mengirimkan dua mahasiswi terbaiknya, Laila Noviyanti Sitepu dan Anggun Maysyarah V.U., keduanya dari Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian Peternakan, untuk mengikuti program ini. Mereka didampingi oleh dosen pembimbing, Dr. Masduki, M.Pd. Kegiatan ini dilaksanakan di dua kota, Guilin dan Nanning, yang terkenal dengan keindahan alam dan kemajuan teknologinya. UMM Bawa Mahasiswa Merasakan Pengalaman Eksklusif 14 Hari di Guilin dan Nanning, China! Pada hari pertama, acara dibuka di Guangxi Normal University dengan berbagai kegiatan menarik, seperti kelas bahasa Mandarin dasar, kuliah teori e-commerce, dan pelatihan menghias kipas—simbol kekuasaan dalam budaya China. Para peserta juga berkesempatan mengunjungi berbagai situs budaya, seperti Jingjiang Prince’s Palace, Taman Xiangshan, dan Museum Prasasti Guihai. Selanjutnya, di kota Nanning, peserta memperdalam pemahaman mereka tentang seni budaya China, termasuk pembuatan simpul seni Tiongkok dan budaya pengobatan tradisional. Mereka juga mendapatkan wawasan tentang e-commerce lintas batas, yang menjadi salah satu kekuatan ekonomi China saat ini. “Pengalaman ini sangat berkesan bagi kami, karena selain menjadi kunjungan pertama kami ke China, kami juga mendapatkan kenangan tak terlupakan. Kota Guilin dengan pemandangan alamnya yang menakjubkan dan Kota Nanning dengan kemajuan teknologinya, memberi kami pemahaman tentang bagaimana budaya dan teknologi di China saling melengkapi,” ujar Laila dan Anggun serempak. Kegiatan Summer Camp ini ditutup dengan suasana penuh keakraban, di mana para peserta membawa pulang kenangan dan ilmu yang akan mereka aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari dan masa depan mereka sebagai generasi penerus bangsa.
Agribisnis UMM Sebagai Partisipan Kegiatan Akademik Program Summer School Silpakorn University 2024

Mahasiswa Agribisnis dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) baru saja menyelesaikan rangkaian kegiatan Summer School di Silpakorn University, Thailand, yang berlangsung dengan penuh antusiasme dan berbagai pengalaman berharga. Program ini berlangsung selama lima hari dengan berbagai kegiatan yang dirancang untuk memperkenalkan para peserta kepada budaya Thailand, sekaligus memperluas wawasan mereka dalam bidang agribisnis. Pada hari pertama, kegiatan dibuka dengan Opening Ceremony dan Program Orientation yang diikuti oleh seluruh peserta. Setelah sesi pembukaan, para mahasiswa diajak untuk menikmati makan siang bersama dengan para buddy—mahasiswa lokal yang bertugas mendampingi mereka selama program berlangsung. Di sore harinya, mulai pukul 14.00 hingga 18.00, para peserta mengikuti Cultural Exchange Activities, di mana mereka berkesempatan untuk bertemu dan berinteraksi dengan teman-teman baru dari berbagai negara, termasuk Taiwan, Jepang, Malaysia, China, Korea Selatan, dan Thailand. Hari kedua dimulai dengan pengalaman unik. Para buddy menjemput mahasiswa di dormitory dan bersama-sama menaiki Electric Tram untuk mengunjungi beberapa lokasi penting seperti Aquaculture Farm, Goat Farm, Khok Nong Na Model, dan Green Shop. Di Goat Farm, peserta diajak untuk berinteraksi langsung dengan hewan ternak, sebuah pengalaman yang jarang mereka dapatkan di dalam ruang kelas. Setelahnya, mereka mengunjungi beberapa gedung di kampus Silpakorn University, diikuti dengan makan siang yang dilengkapi dengan dessert khas Thailand. Pada hari ketiga, kegiatan berlanjut di laboratorium kampus, di mana para mahasiswa melakukan berbagai eksperimen dan penelitian terkait agribisnis. Hari keempat, peserta diajak mengunjungi beberapa destinasi wisata terkenal seperti Huahin Beach, Pran Buri Forest Park, Rajabhakti Park, dan Huay Mongkol Temple. Di Huahin Beach, mereka melepas beberapa kepiting dan hewan laut lainnya ke alam bebas, sebagai bagian dari program pelestarian lingkungan. Setelah itu, mereka menikmati suasana pantai yang indah dan mengakhiri hari dengan berbelanja di Market Village Department Store. Pada hari terakhir, peserta mengikuti kegiatan agribisnis yang sangat menarik, di mana mereka diajarkan cara membuat mango sticky rice dan minuman khas Thailand. Program ini menekankan pada bagaimana mengelola bahan baku dengan harga terjangkau namun tetap berkualitas, serta kreativitas dalam menampilkan produk agar lebih menarik di pasar. Setelah sesi ini, peserta diberi waktu istirahat sebelum acara Closing Ceremony yang diadakan pada pukul 13.00. Upacara penutupan ini diisi dengan pembagian sertifikat dan sesi kesan pesan dari para peserta mengenai pengalaman mereka selama program Summer School. Kegiatan Summer School diakhiri dengan Farewell Party, sebuah acara perpisahan yang hangat dan penuh kenangan, di mana para peserta menikmati makan malam bersama untuk terakhir kalinya sebelum kembali ke negara masing-masing. Program Summer School ini tidak hanya memberikan pengalaman akademik yang berharga, tetapi juga mempererat persahabatan antar negara dan memperluas wawasan mahasiswa dalam bidang agribisnis dan budaya internasional.
Kelas COE Agribisnis UMM Lebarkan Sayap Hingga Kancah Internasional

Singapura, 22 Juli 2024 – Delapan mahasiswa dari program studi Agribisnis yang tergabung dalam COE kelas profesional ekspor Universitas Muhammadiyah Malang, mendapat kesempatan untuk belajar di perusahaan Samudera Shipping Line Ltd. di 6 Raffles Quay, Singapura. Pembelajaran ini merupakan bagian dari upaya untuk memperdalam pemahaman tentang sistem dan operasional ekspor. Dalam kunjungan Internasional ini, para mahasiswa berdiskusi langsung dengan dua pimpinan perusahaan, I Kadek Didik Wijaya, Managing Director, Head of People and Technology, dan Trisnadi Sukur Muslim Mulia, Managing Director, Head of Strategy and Business Development. Kadek memaparkan berbagai aspek penting terkait operasional ekspor, risiko yang dihadapi, strategi , serta manajemen sumber daya manusia. Selain diskusi, sesi kunjungan juga diakhiri dengan tour kantor yang memberikan gambaran lebih rinci mengenai rute pelayaran Samudera Shipping Line Ltd. serta sepak terjang di mancanegara. Mahasiswa juga berkesempatan untuk mendapatkan sesi tanya jawab guna memperkuat kemampuan dan mendapatkan tips untuk ikut berprestasi di kanca Internasional. I Kadek Didik Wijaya juga menjelaskan bahwa generasi Z memiliki peluang besar untuk menjadi penerus dalam industri ekspor, baik di tingkat nasional, ASEAN, maupun internasional. Menurutnya, kemampuan adaptasi teknologi dan kreativitas yang dimiliki oleh generasi Z sangat diperlukan dalam perkembangan dan keberlanjutan bisnis ekspor. Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan motivasi tambahan bagi para mahasiswa untuk lebih aktif berpartisipasi dalam industri ekspor di masa depan.
Agribisnis UMM Dorong Mahasiswa Ekspor Komoditas Pertanian

Agribisnis UMM Gandeng Industri: Penandatanganan MOU dan Kuliah Tamu “Kiat Sukses Menjadi Eksportir Handal” Menginspirasi Mahasiswa. Malang, 8 Mei 2024 – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri dalam bidang agribisnis melalui serangkaian acara penting hari ini. Bertempat di Gedung Kuliah Bersama IV UMM, Agribisnis UMM sukses menggelar dua agenda besar: penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) serta menyelenggarakan kuliah tamu dengan tema “Kiat Sukses Menjadi Eksportir Handal”. Acara penandatanganan MOU ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kerjasama antara Agribisnis UMM dengan industri terkait dalam mengembangkan potensi agribisnis di Indonesia. MOU tersebut melibatkan berbagai pihak, termasuk perusahaan-perusahaan ternama di bidang agribisnis, yang turut hadir dalam acara tersebut. Tidak hanya itu, kuliah tamu yang diselenggarakan pada hari yang sama juga menarik perhatian banyak pihak. Dengan tema “Kiat Sukses Menjadi Eksportir Handal”, kuliah tamu ini memberikan wawasan yang berharga bagi mahasiswa Agribisnis UMM tentang tantangan dan strategi dalam menjadi eksportir yang sukses di pasar global. Pembicara pada acara tersebut adalah tokoh-tokoh terkemuka dari industri, yaitu Direktur Utama PT BeeJay Seafood, Benyamin Mangitung, serta perwakilan dari PT Ciomas Adisatwa, drh. Paramitha. Keduanya membawakan materi yang inspiratif serta berbagi pengalaman pribadi dan keahlian dalam membangun bisnis ekspor yang berkelanjutan dan berkualitas. Pada paparannya Benyamin mengatakan bahwa usia bukan menjadi penghalang untuk melakukan Ekspor, yg menjadi penghalang adalah semangat. Dalam sambutannya, Ketua Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang Ary Bakhtiar menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara Agribisnis UMM dan industri. Beliau juga menekankan pentingnya pertukaran pengetahuan dan pengalaman antara akademisi dan praktisi dalam mendukung pengembangan sektor agribisnis yang lebih baik di masa depan. Selagi ada makhluk hidup di atas muka bumi, maka bisnis pangan akan tetap menjanjikan, imbuhnya. Acara yang dihadiri oleh mahasiswa, dosen, dan perwakilan industri ini diharapkan dapat menjadi momentum penting dalam menginspirasi generasi muda untuk berkontribusi dalam mengembangkan industri agribisnis Indonesia ke tingkat yang lebih baik lagi.
Semarak Agropreneurship Bersama Dr. Suprehatin: Mahasiswa Agribisnis UM Malang Siap Berkarya di Dunia Pertanian!

Senin, 30 November 2023 – Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang menggelar kuliah khusus mengenai Agropreneurship. Acara ini dihadiri oleh mahasiswa Agribisnis yang antusias untuk mendalami aspek kewirausahaan di bidang pertanian.Bertempat di Gedung Kuliah Bersama IV UMM, acara terselenggara dengan sangat meriah. Kealtivan mahasiswa agribisnis yang mengambil matakuliah Agropreneurship tersebut berhasil tersulap dengan penampilan inspiratif narasumber. Dr. Suprehatin, seorang dosen berpengalaman dari Institut Pertanian Bogor (IPB), menjadi narasumber utama pada kuliah tersebut. Dengan wawasan mendalam dan pengetahuan yang luas, Doktor yang pernah bersekolah di Adelaide, Australia tersebut berbagi pengalaman dan strategi sukses dalam mengembangkan bisnis di sektor pertanian. Kuliah ini tidak hanya menjadi forum untuk memahami konsep agropreneurship, tetapi juga memberikan wawasan praktis tentang peluang dan tantangan di dunia nyata. Mahasiswa Agribisnis UM Malang sangat antusias mengikuti kuliah ini, berharap dapat mengaplikasikan pengetahuan yang didapat untuk mengembangkan bisnis mereka sendiri di masa depan. Acara ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa Agribisnis untuk lebih proaktif dalam menggali potensi dan mengembangkan inovasi di sektor pertanian. Kuliah Agropreneurship dengan Dr. Suprehatin memberikan kontribusi positif dalam membentuk generasi muda yang berdaya saing tinggi dan berinovasi di bidang agribisnis