Bijak memilih bahan pangan agar hidangan Idulfitri tetap lezat sekaligus menyehatkan
Malang – Perayaan Idulfitri identik dengan berbagai hidangan khas yang menggugah selera. Ketupat, opor ayam, rendang, hingga aneka kue kering menjadi sajian yang hampir selalu hadir di meja makan. Namun di balik kelezatan tersebut, masyarakat juga perlu memperhatikan keseimbangan konsumsi pangan agar tetap sehat setelah menjalani ibadah puasa selama satu bulan penuh.
Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) mengingatkan pentingnya pola konsumsi yang bijak dengan memanfaatkan bahan pangan yang berkualitas dan bernutrisi. Pendekatan agribisnis tidak hanya berbicara tentang produksi dan distribusi pangan, tetapi juga bagaimana masyarakat dapat mengonsumsi pangan secara sehat, aman, dan berkelanjutan.
Berikut beberapa tips makanan sehat ala Agribisnis UMM yang dapat diterapkan saat merayakan Lebaran:
1. Seimbangkan hidangan bersantan dengan sayur dan buah
Menu khas Lebaran seperti opor ayam dan rendang umumnya mengandung santan dan lemak yang cukup tinggi. Agar tetap seimbang, konsumsi juga sayuran segar seperti lalapan, tumis sayur, atau buah-buahan yang kaya serat. Serat membantu menjaga sistem pencernaan tetap sehat setelah perubahan pola makan selama Ramadan.
2. Pilih bahan pangan segar dan berkualitas
Gunakan bahan pangan yang masih segar, terutama untuk komoditas hortikultura seperti cabai, bawang, dan sayuran. Bahan pangan segar umumnya memiliki kandungan nutrisi yang lebih baik dibandingkan bahan yang sudah lama disimpan.
3. Kurangi konsumsi gula berlebih dari kue kering
Kue kering seperti nastar, kastengel, dan putri salju memang menjadi favorit saat Lebaran. Namun konsumsi gula yang berlebihan dapat meningkatkan risiko gangguan metabolisme. Batasi konsumsi kue manis dan imbangi dengan makanan yang lebih kaya protein dan serat.
4. Perhatikan porsi makan
Setelah sebulan berpuasa, tubuh memerlukan adaptasi kembali terhadap pola makan normal. Mengatur porsi makan secara bertahap dapat membantu tubuh menyesuaikan diri dan mencegah gangguan pencernaan.
