Totalitas Tanpa Batas! Agribisnis UMM Dukung Penuh OSN 2025

Kolaborasi, Kreativitas, dan Kontribusi Nyata untuk OSN 2025 Fakultas Pertanian-Peternakan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melalui Program Studi Agribisnis kembali membuktikan komitmennya dalam mendukung dunia akademik dan pengembangan generasi unggul. Dalam gelaran Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025, Agribisnis UMM tampil totalitas tanpa batas dengan memberikan dukungan nyata, kolaboratif, dan penuh semangat. Sebagai bentuk kontribusi aktif, Prodi Agribisnis secara resmi mengubah sistem pembelajaran luring menjadi daring selama pelaksanaan OSN 2025. Langkah strategis ini dilakukan untuk memberikan ruang penuh bagi terselenggaranya kompetisi tingkat nasional tersebut. Beberapa ruang kelas di lingkungan Agribisnis bahkan dialihfungsikan menjadi lokasi strategis kegiatan OSN, menunjukkan fleksibilitas dan kepedulian prodi terhadap agenda-agenda pendidikan nasional. Tak hanya dari sisi fasilitas, semangat kolaboratif juga ditunjukkan melalui keterlibatan langsung mahasiswa Agribisnis sebagai bagian dari panitia pendukung, volunteer, hingga tim kreatif. Mereka hadir di balik layar pelaksanaan OSN 2025, menyumbangkan tenaga, pikiran, dan inovasi demi kelancaran acara. Peran aktif ini bukan hanya menjadi pengalaman berharga, tetapi juga menunjukkan bahwa mahasiswa Agribisnis siap bergerak di berbagai lini, tak hanya di bidang akademik tapi juga dalam kerja-kerja sosial dan organisatoris. Lebih dari itu, kehadiran mahasiswa dan sivitas Agribisnis UMM selama OSN 2025 juga menciptakan atmosfer positif dan suportif. Mereka hadir secara langsung memberikan semangat kepada peserta, membangun suasana kompetitif yang sehat, dan menunjukkan karakter akademik yang kompetitif, kolaboratif, dan suportif. Lingkungan Agribisnis UMM pun berubah menjadi ruang yang hidup dengan antusiasme, semangat, dan dukungan moral yang luar biasa. Partisipasi ini menjadi bukti bahwa Agribisnis UMM bukan sekadar program studi, tetapi juga rumah bagi semangat kolaborasi, kreativitas, dan kontribusi nyata untuk kemajuan pendidikan nasional. OSN 2025 hanyalah satu momentum, namun semangat dan dedikasi Agribisnis UMM akan terus menyala untuk mendukung berbagai agenda strategis pendidikan di masa mendatang. “Kami bangga bisa berperan aktif dalam mendukung OSN 2025. Ini bukan hanya tentang ruang dan fasilitas, tapi tentang membangun semangat bersama. Agribisnis UMM akan selalu hadir sebagai mitra aktif dalam agenda-agenda besar bangsa,” ungkap salah satu dosen pembimbing.

Agribisnis UMM Dukung Penuh Jambore Nasional I Jamaah Tani Muhammadiyah

KEBUMEN, Jambore Nasional I Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) yang berlangsung di Kebumen, Jawa Tengah, resmi ditutup pada Minggu (21/9/2025). Selama tiga hari, ribuan petani Muhammadiyah dari berbagai daerah di Indonesia berhimpun untuk mengukuhkan tekad memperjuangkan kedaulatan pangan nasional. Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melalui Fakultas Pertanian dan Peternakan turut ambil bagian dalam agenda strategis ini. Dekan FPP UMM, Prof. Dr. Ir. Aris Winaya, MM., IPU, ASEAN Eng., hadir bersama rombongan, didampingi dosen Agribisnis UMM, Ibu Yohana Agustina, SP., MP. Kehadiran mereka menegaskan dukungan penuh UMM, khususnya Program Studi Agribisnis, terhadap upaya Muhammadiyah dalam memperkuat kemandirian pangan nasional. “Partisipasi aktif dalam kegiatan seperti Jambore Nasional I JATAM ini penting, tidak hanya sebagai bentuk kontribusi keumatan, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran nyata bagi akademisi. Mahasiswa dan dosen dapat terlibat langsung, menyerap praktik terbaik, serta membangun jejaring dengan para petani Muhammadiyah di seluruh Indonesia,” ujar Prof. Aris. Selain melibatkan tokoh nasional seperti Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, yang secara simbolis menanam padi varietas unggul Mentari, jambore ini juga menjadi forum konsolidasi gerakan tani Muhammadiyah. Varietas Mentari hasil inovasi tim peneliti Muhammadiyah diharapkan menjadi tonggak baru kemandirian teknologi pertanian. Dukungan Agribisnis UMM tidak hanya sebatas kehadiran, tetapi juga diarahkan pada sinergi akademik dan organisasi. Dari sisi akademik, kegiatan ini membuka ruang penelitian, pengabdian masyarakat, serta pengembangan inovasi kurikulum berbasis agribisnis berkelanjutan. Dari sisi organisasi, Agribisnis UMM memperkuat perannya sebagai pusat kolaborasi yang menjembatani dunia kampus dengan kebutuhan nyata petani di lapangan. Ibu Yohana Agustina, SP., MP., menambahkan bahwa keterlibatan Agribisnis UMM dalam agenda JATAM akan menjadi bekal berharga bagi mahasiswa untuk memahami tantangan pangan nasional. “Mahasiswa perlu melihat langsung dinamika di lapangan. Dengan demikian, keilmuan agribisnis tidak berhenti di ruang kelas, tetapi benar-benar menjadi solusi bagi petani,” jelasnya. Dengan dukungan penuh UMM, khususnya Program Studi Agribisnis, Jambore Nasional I JATAM tidak hanya menjadi momen konsolidasi petani Muhammadiyah, tetapi juga sarana memperkuat sinergi akademisi dan praktisi. Hal ini sejalan dengan tema jambore, “Daulat Pangan untuk Indonesia Berkemakmuran.”      

Tim PPK Ormawa HMPS Agribisnis Tunjukkan Capaian dan Luaran Program

MPemaparan Capaian, Luaran, dan Dampak Pemberdayaan Masyarakat Kepada Reviewer Laporan PPK Ormawa Malang, 27 September 2025 – Tim Pengabdian kepada Masyarakat dan Kemahasiswaan (PPK) Ormawa HMPS Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) baru-baru ini melaksanakan presentasi laporan kemajuan program tingkat universitas. Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat Kabiro UMM dengan suasana yang serius dan penuh semangat. Dalam kesempatan tersebut, tim mahasiswa Agribisnis memaparkan berbagai capaian penting dari pelaksanaan program PPK Ormawa yang telah berjalan selama periode ini. Presentasi mencakup detail persentase realisasi pelaksanaan program, berbagai luaran yang telah berhasil dihasilkan, serta dampak signifikan yang dirasakan oleh masyarakat sekitar sebagai mitra dalam mendukung jalannya kegiatan. Presentasi ini tidak hanya menunjukkan hasil kerja keras tim, tetapi juga bagaimana keterlibatan aktif masyarakat memberikan nilai tambah bagi keberlangsungan program. Acara tersebut dipandu dan didampingi langsung oleh dosen pembimbing tim, Festy Putri Ramadhani, S.P., M.P., yang senantiasa memberikan arahan dan dukungan agar laporan dan presentasi dapat tersampaikan dengan baik. Kehadiran dosen pembimbing sangat penting dalam menjaga kualitas dan fokus program agar sesuai dengan tujuan utama pengembangan akademik dan pemberdayaan masyarakat. Selanjutnya, laporan kemajuan program ini dinilai secara seksama oleh tim reviewer dari Universitas Muhammadiyah Malang yang terdiri dari para ahli di bidangnya. Tim reviewer tersebut meliputi Dr. Faizin, S.Pd., M.Pd., Hana Rosmalia Alfia, S.Hum., M.Pd., serta Ir. Henik Sukorini, M.P., Ph.D., IPM., yang merupakan bagian dari Reviewer Tim Belmawa. Penilaian oleh para reviewer ini bertujuan untuk memastikan bahwa program berjalan sesuai dengan target, efektif dalam pelaksanaannya, serta memberikan manfaat yang optimal bagi pengembangan sumber daya manusia khususnya mahasiswa, serta masyarakat mitra. Melalui kegiatan presentasi dan evaluasi laporan kemajuan program ini, diharapkan PPK Ormawa HMPS Agribisnis UMM dapat terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelaksanaannya. Program ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dan berkelanjutan, bukan hanya untuk pengembangan kompetensi dan pengalaman mahasiswa dalam bidang agribisnis, tetapi juga untuk memperkuat hubungan dan pemberdayaan masyarakat sekitar kampus yang menjadi mitra program. Dengan demikian, sinergi antara akademisi dan masyarakat dapat terus terjalin dan membawa manfaat luas bagi kemajuan bersama. Kegiatan semacam ini menggambarkan komitmen kuat Universitas Muhammadiyah Malang dalam mengintegrasikan pendidikan dengan pemberdayaan masyarakat melalui program-program kemahasiswaan yang strategis dan berdampak nyata di lapangan.

Progress Strategis PPK Ormawa HMPS Agribisnis Menuju Pertanian Modern Berbasis Teknologi IoT

Implementasi Inovasi Solarsonic IoT Guard Senin, 29 September 2025, Tim Pengabdian Pada Masyarakat (PPK) dari Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat yang bertempat di Desa Ampeldento, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen mahasiswa untuk berkontribusi dalam pengembangan sektor pertanian di wilayah tersebut melalui penerapan program PPK Ormawa yang berfokus pada inovasi teknologi dan peningkatan kapasitas kelembagaan pertanian lokal. Kegiatan yang digelar dalam rangkaian program PPK Ormawa ini memiliki tujuan utama untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas pertanian di Desa Ampeldento. Program ini secara khusus mendukung penerapan teknologi pertanian modern yang berbasis konsep Smart Farming 5.0, sebuah pendekatan pertanian presisi yang mengintegrasikan Internet of Things (IoT), sumber energi terbarukan, dan analisis data untuk mengoptimalkan hasil pertanian sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan. Inovasi yang diusung oleh tim PPK Ormawa HMPS Agribisnis dalam kegiatan ini adalah “Solarsonic IoT Guard,” sebuah sistem pengusir hama yang berbasis tenaga surya dan sensor IoT. Sistem ini dirancang untuk mengatasi permasalahan gangguan hama tikus dan burung yang selama ini menjadi salah satu kendala serius bagi para petani di daerah tersebut. Tim telah melaksanakan uji coba alat Solarsonic IoT Guard di lahan sawah Desa Ampeldento. Uji coba ini bertujuan untuk mengukur efektivitas alat dalam mengusir hama tikus dan burung, sekaligus mengumpulkan data lapangan yang akan digunakan sebagai bahan pengembangan lebih lanjut. Pelaksanaan uji coba ini menjadi langkah strategis untuk memastikan bahwa inovasi teknologi ini tidak hanya efektif secara teori, tetapi juga mampu berfungsi optimal dalam kondisi riil di lapangan. Dalam pelaksanaannya, Solarsonic IoT Guard memanfaatkan energi matahari sebagai sumber daya utama sehingga menjadikan alat ini ramah lingkungan dan dapat beroperasi secara mandiri tanpa ketergantungan pada sumber listrik konvensional. Sensor IoT yang terpasang memungkinkan sistem untuk mendeteksi keberadaan hama secara real-time dan secara otomatis mengaktifkan mekanisme pengusiran. Dengan demikian, metode pengendalian hama ini tidak hanya efisien tetapi juga inovatif, mengurangi penggunaan pestisida kimia yang dapat berdampak negatif pada lingkungan serta kesehatan petani. Tim PPK Ormawa HMPS Agribisnis secara aktif melakukan sosialisasi dan pelatihan kepada para petani setempat tentang cara penggunaan dan pemeliharaan teknologi ini agar dapat dioperasikan dengan maksimal dan berkelanjutan. Pendekatan ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas kelembagaan petani desa dalam mengadopsi teknologi pertanian modern, meningkatkan produktivitas hasil pertanian, sekaligus mengurangi kerugian akibat gangguan hama. Kegiatan ini juga menjadi media mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi mereka dalam bidang agribisnis sekaligus berperan langsung dalam pemberdayaan masyarakat. Melalui pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini, Tim PPK Ormawa HMPS Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang berharap dapat memberikan kontribusi positif yang signifikan bagi para petani di Desa Ampeldento. Integrasi teknologi cerdas ke dalam praktik pertanian di tingkat petani tidak hanya membuka peluang peningkatan hasil produksi tetapi juga mendorong terciptanya pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan. Keberhasilan program ini diharapkan menjadi model yang dapat direplikasi di wilayah lain, mendukung pengembangan pertanian modern berbasis teknologi dan memberdayakan komunitas petani secara menyeluruh.