Petualangan Tak Terlupakan! Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang Terjun Langsung ke Jantung Budaya dan Bisnis China

Guilin, China – Dalam rangka mempererat hubungan antara Indonesia dan China, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) bersama beberapa universitas ternama di Jawa Timur, termasuk Universitas Brawijaya dan Universitas Negeri Malang, serta Sekolah Bina Budi Mulia, mengadakan kegiatan Summer Camp di Guangxi Normal University. Program ini berlangsung selama 14 hari, dimulai dari 17 Agustus hingga 31 Agustus 2024, dan bertujuan untuk memperkenalkan serta mempelajari budaya, bahasa, dan keterampilan bisnis di China. UMM mengirimkan dua mahasiswi terbaiknya, Laila Noviyanti Sitepu dan Anggun Maysyarah V.U., keduanya dari Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian Peternakan, untuk mengikuti program ini. Mereka didampingi oleh dosen pembimbing, Dr. Masduki, M.Pd. Kegiatan ini dilaksanakan di dua kota, Guilin dan Nanning, yang terkenal dengan keindahan alam dan kemajuan teknologinya. UMM Bawa Mahasiswa Merasakan Pengalaman Eksklusif 14 Hari di Guilin dan Nanning, China! Pada hari pertama, acara dibuka di Guangxi Normal University dengan berbagai kegiatan menarik, seperti kelas bahasa Mandarin dasar, kuliah teori e-commerce, dan pelatihan menghias kipas—simbol kekuasaan dalam budaya China. Para peserta juga berkesempatan mengunjungi berbagai situs budaya, seperti Jingjiang Prince’s Palace, Taman Xiangshan, dan Museum Prasasti Guihai. Selanjutnya, di kota Nanning, peserta memperdalam pemahaman mereka tentang seni budaya China, termasuk pembuatan simpul seni Tiongkok dan budaya pengobatan tradisional. Mereka juga mendapatkan wawasan tentang e-commerce lintas batas, yang menjadi salah satu kekuatan ekonomi China saat ini. “Pengalaman ini sangat berkesan bagi kami, karena selain menjadi kunjungan pertama kami ke China, kami juga mendapatkan kenangan tak terlupakan. Kota Guilin dengan pemandangan alamnya yang menakjubkan dan Kota Nanning dengan kemajuan teknologinya, memberi kami pemahaman tentang bagaimana budaya dan teknologi di China saling melengkapi,” ujar Laila dan Anggun serempak. Kegiatan Summer Camp ini ditutup dengan suasana penuh keakraban, di mana para peserta membawa pulang kenangan dan ilmu yang akan mereka aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari dan masa depan mereka sebagai generasi penerus bangsa.
Jurnal Agriecobis Agribisnis UMM Raih Peringkat SINTA 3, Siap Bertengger di Kancah Nasional

Malang, 20 Agustus 2024 – Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui Jurnal Agriecobis, yang berhasil meraih akreditasi SINTA 3. Capaian ini menempatkan Agriecobis di jajaran jurnal nasional bereputasi yang memiliki peran strategis dalam mendukung pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang agribisnis. Agriecobis yang dikelola oleh tim di bawah kepemimpinan Prof. Rahayu Relawati, MM., menunjukkan komitmen tinggi dalam menghadirkan karya ilmiah berkualitas. Jurnal ini menjadi wadah bagi para peneliti untuk berbagi inovasi dan temuan di sektor agribisnis, termasuk agribisnis digital, pemasaran hasil pertanian, dan pengembangan pedesaan. Dalam pernyataannya, Ary Bakhtiar Selaku Ketua Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian ini. “Capaian ini adalah hasil kerja keras tim editorial, para penulis, dan reviewer yang selalu menjaga standar kualitas publikasi. Dengan akreditasi SINTA 3, Agriecobis siap menjadi mitra strategis bagi para peneliti di seluruh Indonesia untuk berkontribusi dalam pengembangan agribisnis berkelanjutan,” ujar beliau. Sebagai jurnal yang terus berkembang, Agriecobis tidak hanya menargetkan peningkatan jumlah publikasi tetapi juga memperluas jaringan kolaborasi dengan akademisi, praktisi, dan instansi terkait. Hal ini dilakukan untuk memperkuat posisi Agriecobis sebagai referensi terpercaya dalam dunia penelitian agribisnis. Dengan pencapaian ini, Agriecobis diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas penelitian nasional dan menjadi inspirasi bagi jurnal-jurnal lainnya di lingkungan perguruan tinggi. Universitas Muhammadiyah Malang juga terus berkomitmen mendukung upaya peningkatan mutu dan daya saing penelitian melalui jurnal-jurnal unggulannya. Agriecobis siap menghadapi tantangan baru dalam mendukung pengembangan agribisnis Indonesia, menjadikan agribisnis sebagai salah satu pilar penting ekonomi nasional.
Agribisnis UMM Sebagai Partisipan Kegiatan Akademik Program Summer School Silpakorn University 2024

Mahasiswa Agribisnis dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) baru saja menyelesaikan rangkaian kegiatan Summer School di Silpakorn University, Thailand, yang berlangsung dengan penuh antusiasme dan berbagai pengalaman berharga. Program ini berlangsung selama lima hari dengan berbagai kegiatan yang dirancang untuk memperkenalkan para peserta kepada budaya Thailand, sekaligus memperluas wawasan mereka dalam bidang agribisnis. Pada hari pertama, kegiatan dibuka dengan Opening Ceremony dan Program Orientation yang diikuti oleh seluruh peserta. Setelah sesi pembukaan, para mahasiswa diajak untuk menikmati makan siang bersama dengan para buddy—mahasiswa lokal yang bertugas mendampingi mereka selama program berlangsung. Di sore harinya, mulai pukul 14.00 hingga 18.00, para peserta mengikuti Cultural Exchange Activities, di mana mereka berkesempatan untuk bertemu dan berinteraksi dengan teman-teman baru dari berbagai negara, termasuk Taiwan, Jepang, Malaysia, China, Korea Selatan, dan Thailand. Hari kedua dimulai dengan pengalaman unik. Para buddy menjemput mahasiswa di dormitory dan bersama-sama menaiki Electric Tram untuk mengunjungi beberapa lokasi penting seperti Aquaculture Farm, Goat Farm, Khok Nong Na Model, dan Green Shop. Di Goat Farm, peserta diajak untuk berinteraksi langsung dengan hewan ternak, sebuah pengalaman yang jarang mereka dapatkan di dalam ruang kelas. Setelahnya, mereka mengunjungi beberapa gedung di kampus Silpakorn University, diikuti dengan makan siang yang dilengkapi dengan dessert khas Thailand. Pada hari ketiga, kegiatan berlanjut di laboratorium kampus, di mana para mahasiswa melakukan berbagai eksperimen dan penelitian terkait agribisnis. Hari keempat, peserta diajak mengunjungi beberapa destinasi wisata terkenal seperti Huahin Beach, Pran Buri Forest Park, Rajabhakti Park, dan Huay Mongkol Temple. Di Huahin Beach, mereka melepas beberapa kepiting dan hewan laut lainnya ke alam bebas, sebagai bagian dari program pelestarian lingkungan. Setelah itu, mereka menikmati suasana pantai yang indah dan mengakhiri hari dengan berbelanja di Market Village Department Store. Pada hari terakhir, peserta mengikuti kegiatan agribisnis yang sangat menarik, di mana mereka diajarkan cara membuat mango sticky rice dan minuman khas Thailand. Program ini menekankan pada bagaimana mengelola bahan baku dengan harga terjangkau namun tetap berkualitas, serta kreativitas dalam menampilkan produk agar lebih menarik di pasar. Setelah sesi ini, peserta diberi waktu istirahat sebelum acara Closing Ceremony yang diadakan pada pukul 13.00. Upacara penutupan ini diisi dengan pembagian sertifikat dan sesi kesan pesan dari para peserta mengenai pengalaman mereka selama program Summer School. Kegiatan Summer School diakhiri dengan Farewell Party, sebuah acara perpisahan yang hangat dan penuh kenangan, di mana para peserta menikmati makan malam bersama untuk terakhir kalinya sebelum kembali ke negara masing-masing. Program Summer School ini tidak hanya memberikan pengalaman akademik yang berharga, tetapi juga mempererat persahabatan antar negara dan memperluas wawasan mahasiswa dalam bidang agribisnis dan budaya internasional.
Beasiswa Unggulan Masyarakat Berprestasi Kemendikbudristek
View this post on Instagram A post shared by Agribisnis UMM (@agribisnisumm)
Semarak Agropreneurship Bersama Dr. Suprehatin: Mahasiswa Agribisnis UM Malang Siap Berkarya di Dunia Pertanian!

Senin, 30 November 2023 – Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang menggelar kuliah khusus mengenai Agropreneurship. Acara ini dihadiri oleh mahasiswa Agribisnis yang antusias untuk mendalami aspek kewirausahaan di bidang pertanian.Bertempat di Gedung Kuliah Bersama IV UMM, acara terselenggara dengan sangat meriah. Kealtivan mahasiswa agribisnis yang mengambil matakuliah Agropreneurship tersebut berhasil tersulap dengan penampilan inspiratif narasumber. Dr. Suprehatin, seorang dosen berpengalaman dari Institut Pertanian Bogor (IPB), menjadi narasumber utama pada kuliah tersebut. Dengan wawasan mendalam dan pengetahuan yang luas, Doktor yang pernah bersekolah di Adelaide, Australia tersebut berbagi pengalaman dan strategi sukses dalam mengembangkan bisnis di sektor pertanian. Kuliah ini tidak hanya menjadi forum untuk memahami konsep agropreneurship, tetapi juga memberikan wawasan praktis tentang peluang dan tantangan di dunia nyata. Mahasiswa Agribisnis UM Malang sangat antusias mengikuti kuliah ini, berharap dapat mengaplikasikan pengetahuan yang didapat untuk mengembangkan bisnis mereka sendiri di masa depan. Acara ini diharapkan dapat memotivasi mahasiswa Agribisnis untuk lebih proaktif dalam menggali potensi dan mengembangkan inovasi di sektor pertanian. Kuliah Agropreneurship dengan Dr. Suprehatin memberikan kontribusi positif dalam membentuk generasi muda yang berdaya saing tinggi dan berinovasi di bidang agribisnis
Agribisnis UMM Sukses Selenggarakan Lomba Business Plan Tingkat Nasional

Kamis, 12 Oktober 2023 – Sebanyak 19 sekolah dari seluruh Indonesia hadir dalam Final Lomba Agrifair Competition 2023 yang diselenggarakan di AulaBiro Administrasi Umum UMM. Wakil Rektor III UMM, Dr. Nur Subeki, ST., MT, turut hadir dan membuka acara ini. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bentuk dari Muhammadiyah dalam meningkatkan kelas-kelas strata masyarakat. Acara Final Agrifair Competition ini merupakan acara puncak dari Kompetisi Business Plan Nasional. Kompetisi ini melalui 2 tahap seleksi yakni tahap seleksi judul dan Business Model Canvas serta tahap seleksi proposal. Dari 70 lebih SMA sederajat, hanya 20 sekolah saja yang berhasil lolos ke acara Final Agrifair ini. Acara ini merupakan acara pertama dan tema yang dibawakan adalah “Show Your Creativity and Innovation to Build Entrepreneurship in Society 5.0 Era”. Harapannya, kegiatan ini dapat diagendakan menjadi kegiatan yang berkelanjutan sehingga dapat mencetak generasi-generasi yang berkewirausahaan. Ada sebanyak lima pemenang yang diambil dalam kompetisi ini. Lima di antaranya ialah: Juara 1, Tim Moringa Island dari SMA Muhammadiyah 2 Genteng. Juara 2, Tim Hiasin dari MA Khusnul Khatimah Yasin. Juara 3, Tim Wacker dari SMK Muhammadiyah 7 Gondang Legi. Juara Harapan 1, Tim Es Krim Nice dari SMK Muhammadiyah 7 Gondang Legi. Juara Harapan 2, Tim I-Peasant, dari SMAN 7 Kota Kediri. Selain mendapatkan uang pembinaan, Juara 1, 2, dan 3, juga mendapatkan laptop persembahan dari Prodi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang.
Mahasiswa Kelas Profesional Eksport Prodi Agribisnis UMM Sukses Mengekspor Damar ke India

Pontianak, 3 Oktober 2023 – Mahasiswa Kelas Profesional Eksport Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) telah meraih sukses yang luar biasa dengan berhasil mengekspor produk damar ke India pada periode bulan September 2023. Proyek ekspor yang melibatkan 32 mahasiswa Prodi Agribisnis UMM ini berlangsung dengan sangat sukses, mengukuhkan reputasi UMM sebagai lembaga pendidikan yang menghasilkan lulusan berkualitas dan berwawasan bisnis yang kuat. Mahasiswa COE Agribisnis UMM bersinergi dengan Ekspertisi Eksport Proyek ekspor damar ke India ini adalah bukti konkret dari dedikasi dan kerja keras mahasiswa Kelas Profesional Eksport Prodi Agribisnis UMM. Mereka telah melalui serangkaian persiapan matang untuk menghadapi tantangan bisnis ekspor yang kompleks. Mulai dari identifikasi pasar potensial, negosiasi dengan produsen lokal, pengaturan logistik, hingga memastikan kualitas produk yang akan diekspor, mahasiswa ini telah menjalani proses yang sangat intensif. Bekerja sama dengan berbagai pihak terkait, termasuk produsen damar lokal, buyer, dan lembaga-lembaga terkait di Pontianak, mahasiswa Prodi Agribisnis UMM mampu melaksanakan proyek ekspor ini dengan cermat dan sukses. Dengan dukungan penuh dari Universitas Muhammadiyah Malang, mereka juga mendapatkan bimbingan teknis dan strategis dari rekanan Prodi Agribisnis yang sudah bergelut di bidang ekspor yaitu PT MAS Group. Produk damar yang diekspor oleh mahasiswa UMM memenuhi standar kualitas yang tinggi dan berhasil meraih tempat di pasar India yang kompetitif. Mahasiswa masih memiliki peluang ekspor antara lain pisang, pinang, daun nipah, ubi jalar, dan kapok randu. Negara tujuan yang potensial menjadi tujuan ekspor adalah Malaysia, Singapura, India, Vietnam, Hongkong, dan USA. Kesuksesan ini tidak hanya memberikan kebanggaan bagi Prodi Agribisnis UMM, tetapi juga memberikan dampak positif bagi ekonomi lokal di Pontianak. Agribisnis UMM sukses menghantarkan Mahasiswa COE Kelas Profesional Ekspor Prof. Jabal Tarik Ibrahim, perwakilan dari 13 dosen Agribisnis UMM yang turut mendampingi mahasiswa dalam proyek ini, menyatakan kebanggaannya atas pencapaian mereka. Ia juga menekankan pentingnya pendidikan yang relevan dengan dunia industri. Mahasiswa Kelas Profesional Eksport Prodi Agribisnis UMM telah membuktikan bahwa dengan pengetahuan yang kuat, dedikasi, dan kerja tim yang baik, kesuksesan dalam bisnis ekspor dapat dicapai. Proyek ini adalah contoh nyata dari komitmen UMM untuk menghasilkan lulusan yang siap bersaing di pasar global. Kesuksesan ekspor damar ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa UMM dan sekaligus memberikan dorongan positif bagi sektor agribisnis Indonesia. Universitas Muhammadiyah Malang
Mahasiswa Agribisnis UMM Hidupkan Desa Wisata Koma Digital (Mati Suri)

Dalam upaya peningkatan perekonomian wilayah Desa Pandesari Pujon, HIMAGRI UMM (Himpunan Mahasiswa Agribisnis) mulai bergerak dalam sektor desa wisata. Berangkat dari program PPK Ormawa yang selenggarakan oleh Kemendikbud Ristek Dikti. Desa Wisata yang pernah mati Wisata Taman Sayur Pandesari, [10/09/2023] – Desa Pandesari semakin menjadi destinasi wisata unggulan di Kabupaten Malang dengan mencatat peningkatan signifikan dalam jumlah pengunjungnya. Hal ini tak lepas dari kesuksesan program Wisata Taman Sayur Pandesari (WTSP) yang kembali hidup berkat peran aktif mahasiswa Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dalam Program Penguatan Kapasitas Organisasi Mahasiswa (PPK Ormawa). Wisata Tanam Sayur Pandesari merupakan destinasi wisata dan edukasi pertanian yang terletak di dusun Gesingan, RT 45/RW. desa Pandesari, Kecamatan Pujon Kabupaten Malang. Para pengunjung akan dimanjakan dengan pemandangan khas pegunungan dengan view kota dari ketinggian. Bagaimana Agribisnis UMM Sebagai Menghidupkan Desa Wisata yang Pernah Mati Program PPK Ormawa yang melibatkan mahasiswa Agribisnis UMM telah menjadi kunci kesuksesan di balik pemulihan WTSP. Mahasiswa bekerja sama dengan komunitas petani setempat untuk mengidentifikasi masalah dan merancang solusi yang berkelanjutan. Melalui upaya mereka, WTSP kini menawarkan pengalaman berwisata yang lebih menarik dengan beragam kegiatan yang melibatkan pengunjung. Penanaman sayur sebagai edukasi di Wisata Taman Sayur Pandesari Kegiatan petik sayur menjadi salah satu daya tarik utama WTSP. Pengunjung dapat merasakan sensasi langsung memetik sayuran segar dari kebun, atau dapat mereka bawa pulang atau dinikmati sebagai hidangan di resto lokal yang menyediakan masakan segar dari hasil panen hari itu. “Kami sangat bersyukur atas kolaborasi yang erat antara TIM PPK ORMAWA Himpunan Mahasiswa Agribisnis UMM, pengelola WTSP juga petani, dan pemerintah desa. Ini adalah contoh nyata bagaimana pendidikan tinggi dapat memberikan dampak positif pada masyarakat,” Festy Putri, dosen Agribisnis. Festy Putri Pembimbing mahasiswa PPK Ormawa Agribisnis yang dalam hal ini juga di lakukan Bersama Zul Mazwan dan Wahid Muhammad Shodiq. Program ini juga membantu mahasiswa Agribisnis UMM untuk mendapatkan pengalaman berharga di lapangan sambil memberikan kontribusi positif bagi masyarakat setempat. Mereka telah membantu dalam pengembangan berbagai inovasi dalam mengelola agrowisata, pengelolaan sumber daya alam, serta pemasaran produk-produk pertanian lokal. Dengan peningkatan yang signifikan dalam jumlah pengunjung dan peran aktif mahasiswa dalam program PPK Ormawa, Wisata Taman Sayur Pandesari (WTSP) diharapkan akan terus berkembang sebagai destinasi wisata berkelanjutan. Hal ini menjadi inspiratif tentang bagaimana kolaborasi antara perguruan tinggi, komunitas, dan pemerintah desa dapat menciptakan dampak positif yang berkelanjutan di masyarakat.
Agribisnis UMM Bersinergi Membongkar Rahasia Sukses Ekonomi Pertanian di Era Digital

Malang, 19 September 2023 – Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) telah sukses menyelenggarakan Kuliah tamu bertajuk “Peran Ekonomi Pertanian dalam Mendukung Transformasi Digital Sektor Pertanian” hari ini. Acara yang dihadiri oleh berbagai pihak terkait dalam sektor pertanian ini berlangsung meriah dan penuh inspirasi. Seminar ini dihadiri oleh Dekanat Fakultas Pertanian UMM, para mahasiswa angkatan 2019, 2021, dan 2022 dari Program Studi Agribisnis, serta mahasiswa program Diploma 4 (D4) Agribisnis Unggas. Kehadiran para mahasiswa dari berbagai angkatan tersebut mencerminkan antusiasme yang tinggi terhadap topik yang sangat relevan dalam era digitalisasi saat ini. Pemateri utama dalam seminar ini adalah Prof. Dr. Ir. Irham, MSc, yang juga menjabat sebagai Ketua Program Studi Pasca Sarjana di Universitas Gadjah Mada (UGM). Prof. Irham adalah seorang pakar di bidang ekonomi pertanian dan telah mengabdikan dirinya untuk penelitian dan pengembangan sektor pertanian Indonesia. Dalam paparannya, Prof. Irham membahas secara komprehensif mengenai pentingnya ekonomi pertanian dalam mendukung transformasi digital sektor pertanian. Beliau menekankan bahwa teknologi digital telah membawa perubahan besar dalam sektor pertanian, mulai dari efisiensi produksi hingga pemasaran produk pertanian. Prof. Irham juga memberikan wawasan tentang peluang dan tantangan yang dihadapi oleh para pelaku pertanian dalam mengadopsi teknologi digital. Ketua Program Studi Agribisnis, Ary Bakhtiar, menyatakan bahwa kuliah tamu ini merupakan salah satu langkah penting dalam mempersiapkan mahasiswa untuk menghadapi perubahan paradigma di sektor pertanian. Dia juga berharap bahwa ilmu yang diperoleh dari kuliah tamu ini akan memberi dampak positif bagi pengembangan pertanian di Indonesia. Kuliah tamu “Peran Ekonomi Pertanian dalam Mendukung Transformasi Digital Sektor Pertanian” ini berhasil menciptakan platform berharga untuk pertukaran gagasan, pengetahuan, dan kolaborasi antara akademisi, mahasiswa, dan praktisi di bidang pertanian. Acara ini juga menjadi bukti nyata bahwa UMM terus berkomitmen untuk memberikan pendidikan yang relevan dengan perkembangan zaman kepada mahasiswa-mahasiswinya.
Jiwa Nasionalisme Membara Agribisnis FPP UMM untuk Indonesia

Dalam semangat untuk memelihara jiwa nasionalisme yang berkobar, dosen dan tenaga kependidikan Jurusan Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) turut serta dengan penuh antusiasme memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 pada tanggal 17 Agustus 2023. Partisipasi aktif mereka terlihat jelas melalui berbagai kegiatan yang telah diadakan sebelumnya, salah satunya pada tanggal 12 Agustus 2023. Dosen dan tendik Agribisnis UMM berpartisipasi dalam acara jalan sehat yang diikuti oleh seluruh sivitas akademika UMM. Semarak semangat kemerdekaan terpancar dari pawai meriah yang dipenuhi dengan peserta yang mengenakan pakaian nasional dan atribut merah-putih. Tak hanya jalan sehat, dosen dan tendik Agribisnis UMM juga turut mengikuti berbagai lomba yang diadakan sebagai bagian dari perayaan kemerdekaan. Lomba-lomba tersebut mencakup beragam bidang seperti lomba es tapet kardus, ball muvon, balap karung, taplak mumbul dan lomba dekorasi kreativ dengan tema nasionalisme. Dengan semangat yang tak kalah dari panitia acara, para dosen dan tendik Agribisnis UMM berhasil menciptakan atmosfer meriah yang memupuk kebersamaan dan kecintaan terhadap tanah air. Partisipasi penuh makna ini merupakan wujud nyata dari komitmen para dosen dan tendik Agribisnis UMM dalam memelihara jiwa nasionalisme dan mengenang perjuangan para pahlawan yang telah merebut kemerdekaan Indonesia. Melalui aksi-aksi positif seperti ini, mereka berharap semangat nasionalisme akan terus berkobar dalam diri masing-masing dan mewariskan nilai-nilai luhur bangsa kepada generasi mendatang.