Keceriaan Tanpa Batas: Solidnya Partisipasi Sobat Agribisnis dalam Memeriahkan Student Day 2025 Universitas Muhammadiyah Malang

Kolaborasi dan Energi Positif Membuat Student Day Semakin Meriah Malang, 18 Oktober 2025, Suasana meriah dan penuh energi menghiasi Lapangan Helipad Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pada Student Day 2025. Di balik kemeriahan yang terlihat di atas panggung, terdapat kontribusi besar dari para mahasiswa Agribisnis yang menjadi volunter di balik layar, memastikan setiap detail acara berjalan lancar. Para volunter Agribisnis terlihat aktif mengatur alur kegiatan, membantu logistik, hingga memastikan perlengkapan acara siap tepat waktu. “Rasanya senang bisa menjadi bagian dari acara sebesar ini. Kami belajar bekerja sama dan mengelola acara secara langsung,” ungkap salah satu mahasiswa Agribisnis yang menjadi volunter. Selain bekerja di balik layar, momen yang tak kalah mencuri perhatian adalah saat satu mahasiswa Agribisnis dipercaya menjadi MC pengganti untuk beberapa sesi acara, menggantikan MC utama yang sedang menangani agenda lain. Dengan percaya diri dan energi positif, mahasiswa tersebut berhasil memandu acara dengan lancar, membuat suasana semakin hangat dan menyenangkan bagi seluruh peserta. Kehadiran Sobat Agribisnis, baik di balik layar maupun di panggung, menunjukkan betapa solidnya kolaborasi mereka. Dari mengatur logistik hingga memandu acara secara langsung, kontribusi mereka membuktikan bahwa kebersamaan dan energi positif mampu membuat setiap momen Student Day semakin meriah. Dengan semangat yang tidak pernah padam, para mahasiswa Agribisnis menegaskan bahwa kesuksesan sebuah acara tidak hanya dilihat dari panggung utama, tetapi juga dari kerja keras yang dilakukan di balik layar. Student Day 2025 UMM pun menjadi bukti nyata bagaimana partisipasi aktif dan soliditas Sobat Agribisnis mampu menciptakan keceriaan tanpa batas.

Spirit Kebersamaan Terpancar di Student Day 2025 UMM Bersama Rektor PTM-PTMA se-Indonesia

Kehadiran para rektor PTM-PTMA jadi simbol persatuan dan komitmen mencetak generasi unggul Malang, 18 Oktober 2025, Rangkaian Student Day 2025 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tahun ini terasa istimewa. Tak hanya menjadi ajang penyambutan mahasiswa baru, kegiatan ini juga menghadirkan para rektor Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTM-PTMA) se-Indonesia, yang secara langsung turut menyemarakkan suasana serta memperkuat makna kebersamaan antarperguruan tinggi Muhammadiyah di tanah air. Kehadiran para rektor ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga bentuk nyata komitmen kolektif Muhammadiyah dalam menyiapkan generasi muda unggul dan berkarakter islami. Melalui Student Day, nilai-nilai kolaborasi, persaudaraan, dan semangat kemajuan dipraktikkan secara langsung di hadapan ribuan mahasiswa baru. Salah satu momen paling berkesan adalah ketika para Rektor PTM-PTMA se-Indonesia Bersama pimpinan UMM secara serentak memegang balon udara sebelum menerbangkannya ke langit. Melakukan penerbangan balon udara yang melambangkan harapan baru, kolaborasi lintas kampus, serta cita-cita bersama membangun pendidikan Islam berkemajuan. Balon-balon berwarna putih dan merah yang terbang ke langit pagi menciptakan pemandangan simbolis penuh makna, bahwa semangat kebersamaan harus senantiasa menjulang tinggi di atas perbedaan. Rangkaian Student Day kemudian dilanjutkan dengan jalan sehat, parade UKM, dan penampilan seni mahasiswa, yang menegaskan bahwa kehidupan kampus bukan hanya soal akademik, tetapi juga ruang ekspresi dan pembentukan karakter. Para rektor PTM-PTMA tampak ikut menikmati setiap segmen acara, bahkan beberapa di antaranya berbaur langsung dengan mahasiswa baru untuk berbincang dan memberi semangat. Bagi para mahasiswa baru, kehadiran para pemimpin perguruan tinggi Muhammadiyah dari berbagai daerah menjadi sumber inspirasi tersendiri. “Melihat para rektor hadir di sini membuat kami merasa menjadi bagian dari sesuatu yang besar. Ini bukan sekadar kegiatan kampus, tapi simbol persaudaraan Muhammadiyah di seluruh Indonesia,” ujar salah satu peserta dengan antusias. Dengan berakhirnya kegiatan ini, Student Day 2025 bukan hanya meninggalkan kesan meriah, tetapi juga menegaskan makna penting persatuan dan sinergi dalam dunia pendidikan Muhammadiyah. Semangat kebersamaan yang terpancar di Lapangan Helipad UMM menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas kampus adalah kunci untuk melahirkan generasi unggul yang siap berkontribusi bagi bangsa dan umat.

Dari Agribisnis untuk UMM: Gen Z ’23 dan ’24 Tunjukkan Eksistensi di UKM Fair 2025

Wujudkan semangat “Muda Berkarya”, anak Agribisnis UMM Gen Z 23–24 buktikan kontribusi nyata di UKM Fair 2025 Anak-anak Agribisnis UMM angkatan 2023 dan 2024, yang dikenal sebagai generasi Gen Z yang kreatif dan energik, tampil menonjol dalam berbagai kegiatan dan penampilan. Mereka tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga sebagai penggerak yang turut memeriahkan dan memberikan warna tersendiri dalam perhelatan UKM Fair tahun ini. Salah satu bentuk nyata kontribusi datang dari Muhammad Fikri Fakhruddin, mahasiswa Agribisnis angkatan 2023 yang aktif dalam UKM Golf. Melalui penampilannya, Fikri menunjukkan bahwa mahasiswa Agribisnis tidak hanya berfokus pada bidang akademik, tetapi juga mampu menonjol dalam bidang olahraga prestisius yang menuntut ketenangan, konsentrasi, dan ketepatan. Dedikasinya dalam UKM Golf menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk berani mengeksplorasi minat di luar zona nyaman. Tak kalah membanggakan, Faiz Lutfyandi, mahasiswa Agribisnis angkatan 2023 yang tergabung dalam UKM Futsal, turut menorehkan kontribusi dalam ajang tersebut. Dengan semangat kompetitif dan kerja sama tim yang tinggi, Faiz menunjukkan karakter khas Gen Z yang dinamis, disiplin, dan berorientasi pada pencapaian. Kehadirannya di UKM Futsal menjadi bukti bahwa mahasiswa Agribisnis juga mampu menggabungkan kemampuan akademik dan sportivitas dalam satu kesatuan yang seimbang. Partisipasi kedua mahasiswa tersebut memperlihatkan bagaimana semangat “Muda Berkarya” benar-benar terwujud di lingkungan Agribisnis UMM. Mereka bukan hanya membawa nama pribadi, tetapi juga mengharumkan nama prodi dengan menunjukkan keberagaman bakat dan kontribusi di luar ruang kelas. Kemeriahan UKM Fair 2025 ini menjadi momentum penting bagi seluruh mahasiswa Agribisnis, khususnya angkatan 23 dan 24, untuk mempererat solidaritas, memperluas jejaring, serta menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas mereka sebagai bagian dari Universitas Muhammadiyah Malang. Dengan semangat kolaborasi dan inovasi yang ditunjukkan, anak Agribisnis UMM Gen Z membuktikan bahwa karya nyata tidak hanya dihasilkan dari teori, tetapi juga dari keberanian untuk beraksi dan berkontribusi bagi almamater tercinta.  

Meriah dan Penuh Semangat, Opening Ceremony UKM Fair 2025 Warnai Awal Perjalanan Mahasiswa Baru UMM

Antusiasme tinggi warnai pembukaan UKM Fair 2025, bukti nyata semangat mahasiswa UMM yang tak pernah padam Malang, 16 Oktober 2025 – Terik matahari siang tidak mengurangi semangat ribuan mahasiswa baru Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang memadati Lapangan Helipad untuk menyaksikan Opening Ceremony UKM Fair 2025. Acara yang dimulai sekitar pukul 13.00 WIB itu langsung menghadirkan wajah-wajah antusias dari kerumunan yang seolah tak peduli panas matahari. Panas matahari seolah menjadi bumbu tambahan bagi semangat mereka, bukan halangan. Sorak sorai, tepuk tangan, dan teriakan yel-yel bergema, menciptakan atmosfer yang memadukan energi dan kegembiraan dalam harmoni yang menakjubkan. Setiap sudut lapangan dipenuhi warna-warni bendera UKM yang berkibar, dekorasi kreatif, dan aroma makanan ringan khas mahasiswa yang menambah semarak suasana. Dari panggung utama hingga stand-stand di sekeliling lapangan, aktivitas berlangsung simultan dan penuh dinamika. Tari tradisional yang memukau, pertunjukan musik, paduan suara, serta demonstrasi kegiatan unik masing-masing UKM tampil memikat, seolah seluruh kampus mengadakan festival tunggal untuk merayakan semangat mahasiswa baru. Kerumunan bergerak, bertepuk tangan, dan tertawa bersamaan, menciptakan ritme hidup yang terasa menular. Setiap penampilan seolah berbicara sendiri, mengundang decak kagum, senyum, bahkan tawa riang dari siapa saja yang hadir. Siang itu, Lapangan Helipad UMM benar-benar menjadi panggung energi muda, di mana kreativitas, antusiasme, dan rasa ingin tahu berpadu menjadi satu simfoni kegembiraan. Selain hiburan dan atraksi, UKM Fair 2025 menampilkan esensi tersendiri bagi dunia organisasi kampus. Setiap stand menjadi ruang eksplorasi bagi mahasiswa untuk menemukan komunitas yang sesuai dengan minat mereka, menyalurkan bakat, dan menjalin koneksi baru. Dari olahraga, seni, hingga kegiatan sosial, peluang menanti di setiap sudut. Riuhnya suara, sorak-sorai, dan tepuk tangan bukan sekadar kegembiraan sesaat, tetapi simbol dari energi kolektif yang menandai awal perjalanan baru bagi setiap mahasiswa yang hadir. Siang itu bukan sekadar momen perkenalan UKM, tapi perayaan hidupnya semangat dan kreativitas mahasiswa UMM. Suasana yang meledak-ledak, penuh warna, dan tak terbendung menjadi bukti nyata bahwa kampus ini adalah ruang di mana ide, bakat, dan semangat muda berpadu, menyalakan api motivasi untuk mengejar prestasi, membangun jejaring, dan mengukir pengalaman tak terlupakan. UKM Fair 2025 meninggalkan satu pesan kuat: di UMM, setiap mahasiswa punya ruang untuk bersinar, bereksperimen, dan menyalurkan energi mereka tanpa batas. Siang itu, Lapangan Helipad bukan sekadar lapangan ia menjadi saksi lahirnya generasi muda yang siap menorehkan warna, prestasi, dan cerita baru di dunia organisasi kampus.

Totalitas Tanpa Batas! Agribisnis UMM Dukung Penuh OSN 2025

Kolaborasi, Kreativitas, dan Kontribusi Nyata untuk OSN 2025 Fakultas Pertanian-Peternakan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melalui Program Studi Agribisnis kembali membuktikan komitmennya dalam mendukung dunia akademik dan pengembangan generasi unggul. Dalam gelaran Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2025, Agribisnis UMM tampil totalitas tanpa batas dengan memberikan dukungan nyata, kolaboratif, dan penuh semangat. Sebagai bentuk kontribusi aktif, Prodi Agribisnis secara resmi mengubah sistem pembelajaran luring menjadi daring selama pelaksanaan OSN 2025. Langkah strategis ini dilakukan untuk memberikan ruang penuh bagi terselenggaranya kompetisi tingkat nasional tersebut. Beberapa ruang kelas di lingkungan Agribisnis bahkan dialihfungsikan menjadi lokasi strategis kegiatan OSN, menunjukkan fleksibilitas dan kepedulian prodi terhadap agenda-agenda pendidikan nasional. Tak hanya dari sisi fasilitas, semangat kolaboratif juga ditunjukkan melalui keterlibatan langsung mahasiswa Agribisnis sebagai bagian dari panitia pendukung, volunteer, hingga tim kreatif. Mereka hadir di balik layar pelaksanaan OSN 2025, menyumbangkan tenaga, pikiran, dan inovasi demi kelancaran acara. Peran aktif ini bukan hanya menjadi pengalaman berharga, tetapi juga menunjukkan bahwa mahasiswa Agribisnis siap bergerak di berbagai lini, tak hanya di bidang akademik tapi juga dalam kerja-kerja sosial dan organisatoris. Lebih dari itu, kehadiran mahasiswa dan sivitas Agribisnis UMM selama OSN 2025 juga menciptakan atmosfer positif dan suportif. Mereka hadir secara langsung memberikan semangat kepada peserta, membangun suasana kompetitif yang sehat, dan menunjukkan karakter akademik yang kompetitif, kolaboratif, dan suportif. Lingkungan Agribisnis UMM pun berubah menjadi ruang yang hidup dengan antusiasme, semangat, dan dukungan moral yang luar biasa. Partisipasi ini menjadi bukti bahwa Agribisnis UMM bukan sekadar program studi, tetapi juga rumah bagi semangat kolaborasi, kreativitas, dan kontribusi nyata untuk kemajuan pendidikan nasional. OSN 2025 hanyalah satu momentum, namun semangat dan dedikasi Agribisnis UMM akan terus menyala untuk mendukung berbagai agenda strategis pendidikan di masa mendatang. “Kami bangga bisa berperan aktif dalam mendukung OSN 2025. Ini bukan hanya tentang ruang dan fasilitas, tapi tentang membangun semangat bersama. Agribisnis UMM akan selalu hadir sebagai mitra aktif dalam agenda-agenda besar bangsa,” ungkap salah satu dosen pembimbing.

Agribisnis UMM Dukung Penuh Jambore Nasional I Jamaah Tani Muhammadiyah

KEBUMEN, Jambore Nasional I Jamaah Tani Muhammadiyah (JATAM) yang berlangsung di Kebumen, Jawa Tengah, resmi ditutup pada Minggu (21/9/2025). Selama tiga hari, ribuan petani Muhammadiyah dari berbagai daerah di Indonesia berhimpun untuk mengukuhkan tekad memperjuangkan kedaulatan pangan nasional. Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melalui Fakultas Pertanian dan Peternakan turut ambil bagian dalam agenda strategis ini. Dekan FPP UMM, Prof. Dr. Ir. Aris Winaya, MM., IPU, ASEAN Eng., hadir bersama rombongan, didampingi dosen Agribisnis UMM, Ibu Yohana Agustina, SP., MP. Kehadiran mereka menegaskan dukungan penuh UMM, khususnya Program Studi Agribisnis, terhadap upaya Muhammadiyah dalam memperkuat kemandirian pangan nasional. “Partisipasi aktif dalam kegiatan seperti Jambore Nasional I JATAM ini penting, tidak hanya sebagai bentuk kontribusi keumatan, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran nyata bagi akademisi. Mahasiswa dan dosen dapat terlibat langsung, menyerap praktik terbaik, serta membangun jejaring dengan para petani Muhammadiyah di seluruh Indonesia,” ujar Prof. Aris. Selain melibatkan tokoh nasional seperti Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, yang secara simbolis menanam padi varietas unggul Mentari, jambore ini juga menjadi forum konsolidasi gerakan tani Muhammadiyah. Varietas Mentari hasil inovasi tim peneliti Muhammadiyah diharapkan menjadi tonggak baru kemandirian teknologi pertanian. Dukungan Agribisnis UMM tidak hanya sebatas kehadiran, tetapi juga diarahkan pada sinergi akademik dan organisasi. Dari sisi akademik, kegiatan ini membuka ruang penelitian, pengabdian masyarakat, serta pengembangan inovasi kurikulum berbasis agribisnis berkelanjutan. Dari sisi organisasi, Agribisnis UMM memperkuat perannya sebagai pusat kolaborasi yang menjembatani dunia kampus dengan kebutuhan nyata petani di lapangan. Ibu Yohana Agustina, SP., MP., menambahkan bahwa keterlibatan Agribisnis UMM dalam agenda JATAM akan menjadi bekal berharga bagi mahasiswa untuk memahami tantangan pangan nasional. “Mahasiswa perlu melihat langsung dinamika di lapangan. Dengan demikian, keilmuan agribisnis tidak berhenti di ruang kelas, tetapi benar-benar menjadi solusi bagi petani,” jelasnya. Dengan dukungan penuh UMM, khususnya Program Studi Agribisnis, Jambore Nasional I JATAM tidak hanya menjadi momen konsolidasi petani Muhammadiyah, tetapi juga sarana memperkuat sinergi akademisi dan praktisi. Hal ini sejalan dengan tema jambore, “Daulat Pangan untuk Indonesia Berkemakmuran.”      

Tim PPK Ormawa HMPS Agribisnis Tunjukkan Capaian dan Luaran Program

MPemaparan Capaian, Luaran, dan Dampak Pemberdayaan Masyarakat Kepada Reviewer Laporan PPK Ormawa Malang, 27 September 2025 – Tim Pengabdian kepada Masyarakat dan Kemahasiswaan (PPK) Ormawa HMPS Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) baru-baru ini melaksanakan presentasi laporan kemajuan program tingkat universitas. Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat Kabiro UMM dengan suasana yang serius dan penuh semangat. Dalam kesempatan tersebut, tim mahasiswa Agribisnis memaparkan berbagai capaian penting dari pelaksanaan program PPK Ormawa yang telah berjalan selama periode ini. Presentasi mencakup detail persentase realisasi pelaksanaan program, berbagai luaran yang telah berhasil dihasilkan, serta dampak signifikan yang dirasakan oleh masyarakat sekitar sebagai mitra dalam mendukung jalannya kegiatan. Presentasi ini tidak hanya menunjukkan hasil kerja keras tim, tetapi juga bagaimana keterlibatan aktif masyarakat memberikan nilai tambah bagi keberlangsungan program. Acara tersebut dipandu dan didampingi langsung oleh dosen pembimbing tim, Festy Putri Ramadhani, S.P., M.P., yang senantiasa memberikan arahan dan dukungan agar laporan dan presentasi dapat tersampaikan dengan baik. Kehadiran dosen pembimbing sangat penting dalam menjaga kualitas dan fokus program agar sesuai dengan tujuan utama pengembangan akademik dan pemberdayaan masyarakat. Selanjutnya, laporan kemajuan program ini dinilai secara seksama oleh tim reviewer dari Universitas Muhammadiyah Malang yang terdiri dari para ahli di bidangnya. Tim reviewer tersebut meliputi Dr. Faizin, S.Pd., M.Pd., Hana Rosmalia Alfia, S.Hum., M.Pd., serta Ir. Henik Sukorini, M.P., Ph.D., IPM., yang merupakan bagian dari Reviewer Tim Belmawa. Penilaian oleh para reviewer ini bertujuan untuk memastikan bahwa program berjalan sesuai dengan target, efektif dalam pelaksanaannya, serta memberikan manfaat yang optimal bagi pengembangan sumber daya manusia khususnya mahasiswa, serta masyarakat mitra. Melalui kegiatan presentasi dan evaluasi laporan kemajuan program ini, diharapkan PPK Ormawa HMPS Agribisnis UMM dapat terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelaksanaannya. Program ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dan berkelanjutan, bukan hanya untuk pengembangan kompetensi dan pengalaman mahasiswa dalam bidang agribisnis, tetapi juga untuk memperkuat hubungan dan pemberdayaan masyarakat sekitar kampus yang menjadi mitra program. Dengan demikian, sinergi antara akademisi dan masyarakat dapat terus terjalin dan membawa manfaat luas bagi kemajuan bersama. Kegiatan semacam ini menggambarkan komitmen kuat Universitas Muhammadiyah Malang dalam mengintegrasikan pendidikan dengan pemberdayaan masyarakat melalui program-program kemahasiswaan yang strategis dan berdampak nyata di lapangan.

Progress Strategis PPK Ormawa HMPS Agribisnis Menuju Pertanian Modern Berbasis Teknologi IoT

Implementasi Inovasi Solarsonic IoT Guard Senin, 29 September 2025, Tim Pengabdian Pada Masyarakat (PPK) dari Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat yang bertempat di Desa Ampeldento, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen mahasiswa untuk berkontribusi dalam pengembangan sektor pertanian di wilayah tersebut melalui penerapan program PPK Ormawa yang berfokus pada inovasi teknologi dan peningkatan kapasitas kelembagaan pertanian lokal. Kegiatan yang digelar dalam rangkaian program PPK Ormawa ini memiliki tujuan utama untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas pertanian di Desa Ampeldento. Program ini secara khusus mendukung penerapan teknologi pertanian modern yang berbasis konsep Smart Farming 5.0, sebuah pendekatan pertanian presisi yang mengintegrasikan Internet of Things (IoT), sumber energi terbarukan, dan analisis data untuk mengoptimalkan hasil pertanian sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan. Inovasi yang diusung oleh tim PPK Ormawa HMPS Agribisnis dalam kegiatan ini adalah “Solarsonic IoT Guard,” sebuah sistem pengusir hama yang berbasis tenaga surya dan sensor IoT. Sistem ini dirancang untuk mengatasi permasalahan gangguan hama tikus dan burung yang selama ini menjadi salah satu kendala serius bagi para petani di daerah tersebut. Tim telah melaksanakan uji coba alat Solarsonic IoT Guard di lahan sawah Desa Ampeldento. Uji coba ini bertujuan untuk mengukur efektivitas alat dalam mengusir hama tikus dan burung, sekaligus mengumpulkan data lapangan yang akan digunakan sebagai bahan pengembangan lebih lanjut. Pelaksanaan uji coba ini menjadi langkah strategis untuk memastikan bahwa inovasi teknologi ini tidak hanya efektif secara teori, tetapi juga mampu berfungsi optimal dalam kondisi riil di lapangan. Dalam pelaksanaannya, Solarsonic IoT Guard memanfaatkan energi matahari sebagai sumber daya utama sehingga menjadikan alat ini ramah lingkungan dan dapat beroperasi secara mandiri tanpa ketergantungan pada sumber listrik konvensional. Sensor IoT yang terpasang memungkinkan sistem untuk mendeteksi keberadaan hama secara real-time dan secara otomatis mengaktifkan mekanisme pengusiran. Dengan demikian, metode pengendalian hama ini tidak hanya efisien tetapi juga inovatif, mengurangi penggunaan pestisida kimia yang dapat berdampak negatif pada lingkungan serta kesehatan petani. Tim PPK Ormawa HMPS Agribisnis secara aktif melakukan sosialisasi dan pelatihan kepada para petani setempat tentang cara penggunaan dan pemeliharaan teknologi ini agar dapat dioperasikan dengan maksimal dan berkelanjutan. Pendekatan ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas kelembagaan petani desa dalam mengadopsi teknologi pertanian modern, meningkatkan produktivitas hasil pertanian, sekaligus mengurangi kerugian akibat gangguan hama. Kegiatan ini juga menjadi media mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi mereka dalam bidang agribisnis sekaligus berperan langsung dalam pemberdayaan masyarakat. Melalui pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini, Tim PPK Ormawa HMPS Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang berharap dapat memberikan kontribusi positif yang signifikan bagi para petani di Desa Ampeldento. Integrasi teknologi cerdas ke dalam praktik pertanian di tingkat petani tidak hanya membuka peluang peningkatan hasil produksi tetapi juga mendorong terciptanya pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan. Keberhasilan program ini diharapkan menjadi model yang dapat direplikasi di wilayah lain, mendukung pengembangan pertanian modern berbasis teknologi dan memberdayakan komunitas petani secara menyeluruh.  

Workshop Case Method Project Based Learning oleh Bidang I-UMM

Malang — Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan berdaya saing global. Kali ini, Agribisnis UMM turut ambil bagian dalam Workshop Case Method Project Based Learning yang digelar oleh Bidang I UMM, sebagai langkah nyata dalam meningkatkan mutu pembelajaran sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia. Workshop ini menjadi momentum penting bagi Agribisnis UMM untuk memperkuat strategi pendidikan yang berorientasi pada praktik nyata, penyelesaian masalah, serta pengembangan keterampilan mahasiswa agar adaptif terhadap dinamika industri global. Melalui pendekatan case method dan project based learning, mahasiswa didorong bukan hanya menguasai teori, melainkan mampu mengaplikasikan pengetahuan dalam konteks dunia kerja yang sesungguhnya. “Keterlibatan Agribisnis UMM dalam workshop ini merupakan investasi penting. Kami ingin memastikan setiap lulusan tidak hanya siap kerja, tetapi juga siap memimpin perubahan di sektor agribisnis yang semakin kompetitif dan global,” ujar Sekretaris Program Studi Agribisnis UMM yang juga turut hadir pada momentum tersebut. Partisipasi ini juga sejalan dengan visi besar Prodi Agribisnis UMM: menjadi program studi terkemuka di ASEAN pada 2030 dalam pengembangan agribisnis berkelanjutan, berorientasi ekspor, dan berlandaskan nilai Islam. Melalui penguatan metode pembelajaran yang inovatif, Agribisnis UMM menegaskan diri sebagai center of excellence dalam pendidikan agribisnis modern. Dengan dukungan penuh dari Bidang I UMM, kegiatan ini diharapkan mampu mencetak lulusan yang lebih kompeten, kreatif, dan siap menjadi game changer di dunia agribisnis. “Ini bukan sekadar workshop, tapi bagian dari gerakan besar UMM untuk melahirkan generasi emas yang mampu membawa nama Indonesia di panggung global,” tegas Festy, dosen agribisnis. Keterlibatan Agribisnis UMM dalam workshop ini semakin mempertegas bahwa kampus putih bukan hanya hadir sebagai penyedia pendidikan, melainkan motor penggerak inovasi yang menyiapkan sumber daya unggul siap menjawab tantangan industri dan membawa agribisnis Indonesia melesat ke level internasional.  

Konsolidasi Penguatan Visi Misi Agribisnis UMM

UMM Jadi Magnet Agribisnis Berkelanjutan: Konsolidasi Visi Misi Siapkan SDM Tangguh Kelas Dunia Loc. Ball room Hotel kapal Garden Sengkaling Malang, Kapal Garden Hotel UMM — Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali meneguhkan diri sebagai pusat keunggulan dalam pendidikan agribisnis di Indonesia. Pada Sabtu (30/8/2025), seluruh dosen, Ketua dan Sekretaris Prodi Agribisnis UMM berkumpul dalam konsolidasi penguatan visi-misi yang diarahkan untuk melahirkan lulusan berkelas dunia, siap bersaing di pasar global, namun tetap berakar pada nilai-nilai Islam. Dengan visi ambisius menjadi program studi terkemuka di ASEAN pada tahun 2030, Agribisnis UMM terus mengoptimalkan seluruh sumber daya akademik, riset, laboratorium, hingga jejaring internasional yang dimiliki. Tidak hanya itu, UMM juga dikenal sebagai salah satu universitas dengan ekosistem agribisnis terlengkap, mulai dari teaching farm, pusat riset ekspor, hingga kolaborasi strategis bersama industri besar di dalam dan luar negeri. “Konsolidasi ini bukan sekadar penyelarasan kurikulum, melainkan langkah besar menuju terwujudnya pusat unggulan agribisnis berkelanjutan yang dapat menyiapkan lulusan setara standar global,” ujar Ketua Program Studi Agribisnis UMM. Hadir pula Moch Arif Afandi, alumnus Agribisnis UMM yang sukses sebagai pemilik bisnis di sektor agribisnis. Ia menegaskan bahwa kekuatan terbesar UMM adalah kombinasi antara kompetensi akademik, jejaring industri, dan kultur Islami yang membentuk karakter lulusannya. “Saya adalah bukti nyata bahwa lulusan Agribisnis UMM bisa menjadi game changer di industri. Mahasiswa di sini mendapat bekal lengkap, dari pengetahuan global hingga integritas moral,” ungkap Arif. Dengan misi menyelenggarakan pendidikan bermutu, penelitian inovatif, pengabdian berbasis pemberdayaan, serta kerja sama internasional yang terus diperluas, Agribisnis UMM memposisikan diri bukan hanya sebagai penyedia pendidikan, tetapi sebagai lokomotif kemajuan agribisnis nasional yang berorientasi ekspor dan keberlanjutan. Konsolidasi ini menandai tekad kuat UMM untuk tidak hanya mencetak sarjana, tetapi melahirkan pemimpin agribisnis global generasi yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing, dengan fondasi nilai Islam yang kokoh.