Dari Kampus ke Desa: Mahasiswa Agribisnis UMM Hadirkan Solusi Nyata Atasi Hama Pertanian
Presentasi Program PPK Ormawa Himagri Tegaskan Peran Inovasi “Solarsonic IoT Guard” dalam Penguatan Ketahanan Pertanian Desa Malang, 13 November 2025 — Mahasiswa Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang melalui tim PPK Ormawa Himagri kembali memperlihatkan keseriusan mereka dalam menghadirkan pengabdian berbasis inovasi. Pada sesi pemaparan capaian di hadapan Asesor Belmawa, tim menyampaikan perkembangan program dengan pendekatan analitis dan terukur, menekankan kontribusi mahasiswa dalam mendukung peningkatan kualitas pertanian desa binaan. Dalam forum tersebut, tim memaparkan rangkaian aktivitas pemberdayaan yang telah dijalankan, mulai dari pendampingan petani, pelatihan teknis, hingga penguatan tata kelola produksi. Laporan disusun berdasarkan data lapangan yang telah diverifikasi, sehingga memberikan gambaran objektif mengenai hasil intervensi program. Penekanan diberikan pada aspek keberlanjutan dan kesiapan masyarakat untuk melanjutkan praktik baik setelah program berakhir. Salah satu poin yang menjadi perhatian asesor adalah inovasi Smart Farming “Solarsonic IoT Guard”, perangkat yang dikembangkan mahasiswa untuk membantu petani mengidentifikasi potensi hama secara dini. Teknologi ini menggabungkan sensor IoT, panel surya, serta sistem notifikasi otomatis, sehingga petani dapat memantau kondisi lahan tanpa harus melakukan pengawasan manual secara terus-menerus. Kehadiran inovasi ini tidak hanya meningkatkan efisiensi kerja petani, tetapi juga memperkuat ketahanan produksi terhadap serangan hama. Asesor Belmawa memberikan tanggapan positif terhadap keselarasan antara kebutuhan desa dan solusi teknologi yang dihadirkan mahasiswa. Selain itu, penyusunan laporan yang sistematis dan argumentatif dinilai mencerminkan kompetensi akademik serta kemampuan mahasiswa dalam mengintegrasikan ilmu dengan praktik di lapangan. Melalui kegiatan ini, Agribisnis UMM kembali menunjukkan komitmennya dalam melahirkan mahasiswa yang adaptif, inovatif, dan responsif terhadap tantangan dunia pertanian. Tim PPK Ormawa Himagri berharap inovasi Solarsonic IoT Guard dapat diadopsi lebih luas, sehingga mampu memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan produktivitas dan keamanan hasil pertanian masyarakat desa.
Bukti Nyata Mahasiswa Mengabdi: Tim Agribisnis UMM Tunjukkan Kinerja Unggul di Hadapan Asesor
Inovasi Smart Farming “Solarsonic IoT Guard” Perkuat Presentasi Capaian Program PPK Ormawa Himagri Malang, 11 November 2025 — Tim PPK Ormawa Himpunan Mahasiswa Agribisnis (Himagri) Universitas Muhammadiyah Malang menegaskan komitmennya dalam pengabdian berbasis riset dan penerapan teknologi melalui agenda presentasi capaian program di hadapan Asesor Belmawa. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan konsistensi kinerja, transparansi laporan, serta kontribusi nyata mahasiswa dalam penguatan kapasitas pertanian masyarakat. Dalam presentasi tersebut, tim Himagri memaparkan perkembangan program secara sistematis dan berbasis data. Laporan yang disampaikan mencakup progres kegiatan, output program, hingga dampak sosial-ekonomi pada desa binaan. Pendekatan transparan dan akuntabel ini mendapat perhatian positif karena menyajikan gambaran yang komprehensif terkait keberhasilan implementasi program di lapangan. Salah satu aspek yang mendapat penekanan dalam sesi ini adalah inovasi utama yang dikembangkan mahasiswa, yakni Smart Farming “Solarsonic IoT Guard”. Teknologi ini mengintegrasikan energi surya dengan sistem sensor cerdas berbasis Internet of Things (IoT) untuk meningkatkan efisiensi, keamanan, dan respons pertanian terhadap perubahan kondisi lingkungan. Inovasi tersebut menjadi representasi kemampuan mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu agribisnis secara interdisipliner dan berorientasi masa depan. Asesor Belmawa memberikan apresiasi atas kualitas pemaparan, ketepatan data, serta relevansi inovasi yang diajukan. Penilaian tersebut memperkuat posisi Agribisnis UMM sebagai program studi yang aktif mendorong mahasiswa untuk berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi masyarakat melalui pendekatan ilmiah dan berkelanjutan. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Tim PPK Ormawa Himagri UMM berharap dapat terus memperluas implementasi teknologi pertanian cerdas dan meningkatkan kualitas program pemberdayaan, sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi desa mitra serta memperkuat ekosistem agribisnis berbasis teknologi di tingkat lokal.
Asesor Belmawa Apresiasi Inovasi Mahasiswa UMM: “Alat Ini Harus Dibawa ke Daerah Saya!”
Visitasi PPK Ormawa Tegaskan Dampak Nyata Inovasi Solarsonic IoT Guard bagi Pertanian Desa Ampeldento Dalam rangka visitasi dan monitoring evaluasi Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa), Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali mencatat capaian membanggakan. Kunjungan Asesor Belmawa Kemendikbudristek ke Desa Ampeldento, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, menjadi momentum penting yang menegaskan bahwa inovasi mahasiswa Agribisnis UMM mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan pertanian desa. Kegiatan visitasi ini tidak hanya bersifat formal, tetapi menjadi ajang verifikasi langsung terhadap dampak implementasi inovasi Solarsonic IoT Guard, alat smart farming berbasis energi surya yang dirancang untuk mengusir hama tikus dan burung melalui gelombang ultrasonik serta terintegrasi dengan sistem Internet of Things (IoT). Dosen pendamping, perangkat desa, dan kelompok tani turut mendampingi Asesor dalam proses peninjauan lapangan. Sejak sesi presentasi dimulai, Asesor Belmawa menunjukkan ketertarikan pada konsep dan mekanisme kerja alat. Kombinasi energi surya, teknologi ultrasonik, dan sistem pemantauan berbasis IoT dinilai sebagai solusi relevan terhadap permasalahan hama yang selama ini memengaruhi produktivitas petani Ampeldento. Inovasi ini juga diapresiasi karena mengurangi penggunaan bahan kimia dan lebih ramah lingkungan. Demonstrasi lapangan menjadi bagian paling krusial dari visitasi. Mahasiswa menunjukkan proses aktivasi alat, jangkauan gelombang ultrasonik, serta pengoperasian aplikasi pemantauan. Antusiasme petani dan perangkat desa terlihat dari partisipasi aktif mereka dalam memahami dan mencoba alat tersebut. Pada kesempatan itu, petani juga memberikan testimoni mengenai penurunan intensitas hama setelah penggunaan Solarsonic IoT Guard. Menanggapi pemaparan dan hasil uji coba tersebut, Asesor Belmawa menyampaikan apresiasi yang menjadi sorotan utama kegiatan: “Alat ini luar biasa dan sangat bermanfaat. Inovasi seperti ini bukan hanya layak dilanjutkan, tetapi harus dibawa ke daerah saya.” Pernyataan tersebut mencerminkan pengakuan profesional bahwa inovasi mahasiswa UMM memiliki potensi replikasi, keberlanjutan, dan nilai guna tinggi bagi masyarakat luas. Asesor menegaskan bahwa inisiatif seperti ini selaras dengan tujuan PPK Ormawa dalam menghadirkan solusi tepat guna yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Selain memberikan manfaat bagi petani, kegiatan ini turut menjadi ruang pembelajaran strategis bagi mahasiswa. Mereka memperoleh pengalaman dalam menyampaikan inovasi kepada pemangku kepentingan, berdiskusi dengan masyarakat, menerima evaluasi ahli, serta membangun strategi keberlanjutan program. Nilai-nilai kepemimpinan, kolaborasi, dan kepekaan sosial menjadi bagian integral dari proses tersebut. Visitasi diakhiri dengan penyusunan rencana tindak lanjut (RTL) bersama Asesor, perangkat desa, dan kelompok tani. Rekomendasi pengembangan diarahkan pada perluasan area uji coba serta peningkatan kapasitas alat agar dapat menjadi model inovasi mahasiswa tingkat nasional. Perangkat desa menyatakan kesiapan untuk melanjutkan kolaborasi dalam pengembangan program agribisnis berbasis teknologi. Kegiatan ini menegaskan bahwa inovasi mahasiswa UMM, khususnya melalui Program Studi Agribisnis, mampu memberikan kontribusi konkret bagi pembangunan desa. Keberhasilan ini menjadi kebanggaan tidak hanya bagi tim pelaksana, tetapi bagi seluruh keluarga besar UMM sebagai bukti bahwa inovasi yang tepat guna dapat mendorong perubahan dari tingkat desa hingga nasional.
Kolaborasi Agribisnis UMM Hadirkan Inovasi Teknologi Pertanian di Desa Ampeldento
Solarsonic IoT Guard sebagai Solusi Pengendalian Hama Berbasis Energi Surya Pada 8 November 2025, dosen dan mahasiswa Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang melaksanakan program pengabdian masyarakat di Desa Ampeldento, Kecamatan Karangploso, dengan memperkenalkan inovasi teknologi Solarsonic IoT Guard. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan efektivitas pengendalian hama tikus dan burung yang selama ini mengganggu produktivitas pertanian setempat. Melalui diskusi dan observasi lapangan, tim menemukan bahwa metode manual seperti jebakan dan orang-orangan sawah belum memberikan hasil optimal. Oleh karena itu, mahasiswa memperkenalkan Solarsonic IoT Guard—alat smart farming berbasis energi surya yang memancarkan gelombang ultrasonik dan terintegrasi dengan sistem IoT sehingga dapat dipantau melalui smartphone. Petani diberi kesempatan untuk mencoba alat secara langsung, mulai dari instalasi hingga pengoperasian melalui aplikasi. Respons masyarakat sangat positif, ditandai dengan tingginya antusiasme dan harapan agar alat tersebut dapat diujicobakan lebih luas. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat mampu menghasilkan solusi tepat guna yang berdampak pada peningkatan produktivitas pertanian. Agribisnis UMM berkomitmen melanjutkan pendampingan dan pengembangan inovasi untuk mendukung kemajuan desa.
Dari UMM untuk Indonesia: Solarsonic IoT Guard — Teknologi Smart Farming PPK Ormawa HMPS Agribisnis sebagai Inspirasi Pertanian Cerdas Nasional PPK Ormawa HMPS Agribisnis Jadi Inspirasi Pertanian Cerdas Nasional
Visitasi Tim Belmawa (3–4 November 2025) Memvalidasi Inovasi Energi Surya dan IoT untuk Pengendalian Hama pada Lahan Padi Pada Rabu dan Kamis, 3–4 November 2025, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menerima kunjungan resmi Tim Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) dalam rangka visitasi Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa). Kegiatan tersebut bertujuan melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelaksanaan program PPK Ormawa yang diinisiasi oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Agribisnis, khususnya terkait pengembangan teknologi Smart Farming bernama Solarsonic IoT Guard. Kunjungan dihadiri oleh Wakil Rektor III UMM, Dr. Nur Subeki, S.T., M.T., dosen pembimbing, serta tim pelaksana PPK Ormawa HMPS Agribisnis. Tim Belmawa disambut dengan presentasi dan demonstrasi alat dalam pamer inovasi di lingkungan kampus. Dalam sambutannya, Dr. Nur Subeki menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa yang menghasilkan teknologi tepat guna untuk menjawab persoalan pertanian, seraya menegaskan komitmen UMM untuk terus menyumbangkan solusi bagi pengembangan nasional melalui semangat “Dari UMM untuk Indonesia.” Solarsonic IoT Guard merupakan perangkat berbasis energi surya dan teknologi Internet of Things (IoT) yang dirancang untuk mengusir hama burung dan tikus secara otomatis pada lahan padi. Tim Belmawa menilai inovasi ini memiliki potensi signifikan untuk diterapkan di berbagai daerah karena mengusung prinsip ramah lingkungan, efisiensi operasional, dan penerapan teknologi cerdas di sektor agraria. Selain uji coba alat, agenda visitasi meliputi diskusi interaktif mengenai metodologi penelitian, tantangan implementasi di lapangan, serta evaluasi dampak sosial-ekonomi dari penerapan teknologi. Mahasiswa memaparkan hasil implementasi di Desa Ampeldento, Kabupaten Malang, yang menjadi lokasi utama kegiatan PPK Ormawa. Laporan lapangan menunjukkan adanya indikasi pengurangan gangguan hama serta penerimaan positif dari kelompok petani setempat. Berdasarkan pengamatan dan dokumentasi lapangan, Tim Belmawa menilai program ini telah berjalan efektif dan menjadi contoh kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi dan masyarakat. Rangkaian kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama antara Tim Belmawa, pimpinan universitas, dosen pembimbing, dan tim mahasiswa pelaksana. Keberhasilan visitasi ini diharapkan mendorong replikasi Solarsonic IoT Guard pada skala yang lebih luas dan menginspirasi perguruan tinggi lain untuk memperkuat pengabdian masyarakat melalui inovasi teknologi pertanian. UMM, melalui HMPS Agribisnis, menyatakan komitmen berkelanjutan untuk mengembangkan solusi teknologi yang berkontribusi pada kemajuan sektor pertanian nasional.
Dari Sawah Ampeldento ke Panggung Abdidaya: Inovasi Agribisnis UMM Jadi Sorotan Nasional
Mahasiswa Hadirkan Solusi Pemberdayaan Petani Berbasis Edukasi, Teknologi, dan Keberlanjutan Malang, 28 Oktober 2025 — Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menegaskan kiprahnya sebagai kampus pelopor inovasi di sektor agribisnis nasional. Melalui program pengabdian bertajuk Abdidaya, mahasiswa Program Studi Agribisnis sukses menampilkan inovasi pemberdayaan petani Desa Ampeldento, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, yang berfokus pada peningkatan kapasitas, optimalisasi teknologi, dan keberlanjutan usaha tani. Program pendampingan yang telah berjalan sejak beberapa bulan terakhir ini menjadi bukti nyata bahwa penguasaan ilmu agribisnis mampu menjawab persoalan di tingkat akar rumput. Melalui riset lapang, pelatihan manajemen usaha tani, serta pemanfaatan teknologi tepat guna, mahasiswa UMM mendorong petani agar lebih adaptif terhadap dinamika pasar dan perubahan iklim pertanian. “Pendekatan ini memastikan petani tidak hanya bertahan, tetapi mampu tumbuh dan bersaing,” ungkap perwakilan tim pengabdian Agribisnis UMM. Upaya tersebut diapresiasi karena menyentuh aspek krusial: efisiensi produksi, diversifikasi produk, serta penguatan jejaring pemasaran lokal. Karya inovatif tersebut kemudian mendapat perhatian dalam ajang Abdidaya yang mempertemukan gagasan terbaik dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Agribisnis UMM tampil sebagai representasi kampus yang tak hanya unggul dalam teori, tetapi juga memimpin implementasi keilmuan yang memberi dampak langsung kepada masyarakat. Pencapaian ini menjadi tonggak penting bagi Program Studi Agribisnis UMM dalam menegaskan diri sebagai center of excellence yang berkomitmen menghadirkan solusi agribisnis berkelanjutan. Ke depan, tim akan terus memperluas kemitraan dengan petani dan pemangku kepentingan guna menciptakan ekosistem pertanian modern yang menarik bagi generasi muda. Melalui semangat Hari Sumpah Pemuda yang turut diperingati pada 28 Oktober, mahasiswa Agribisnis UMM menunjukkan bahwa anak muda bukan hanya menjadi penonton, melainkan aktor utama dalam mewujudkan kemandirian pangan dan masa depan agribisnis Indonesia yang lebih kuat.
Kolaborasi Brilian: Dosen Agribisnis UMM dan DPMPTSP Batu Gagas Arah Baru Investasi Pertanian dan Pariwisata
Mengusung semangat inovasi dan keberlanjutan, dosen Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang berperan aktif dalam kajian IPRO Kota Batu—mendorong lahirnya strategi investasi cerdas berbasis potensi lokal dan riset ilmiah Kota Batu – Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menunjukkan gebrakan kolaboratifnya. Kali ini, dosen-dosen Agribisnis UMM terlibat langsung dalam Focus Group Discussion (FGD) Kajian Investment Project Ready to Offer (IPRO) yang digelar oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Batu, Jumat (7/11/2025), bertempat di Ruang Rapat Mal Pelayanan Publik Among Warga Kota Batu. Kegiatan tersebut menjadi momentum penting bagi penguatan sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah dalam merancang investasi berkelanjutan di sektor pertanian dan pariwisata dua sektor unggulan yang menjadi tulang punggung ekonomi Kota Batu. Hadir dalam kegiatan ini jajaran pimpinan dari berbagai OPD strategis, seperti Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda), Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Pariwisata, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan, serta Kantor Pertanahan Kota Batu. Kehadiran para pemangku kebijakan tersebut menegaskan keseriusan Pemerintah Kota Batu dalam menyiapkan proyek investasi yang matang dan berbasis potensi lokal. Dosen Agribisnis UMM yang turut hadir dalam forum ini berperan sebagai mitra akademik yang memberikan masukan berbasis riset dan analisis strategis terhadap potensi investasi agribisnis dan pariwisata. Pendekatan ilmiah ini menjadi nilai tambah yang memperkuat validitas dan daya saing hasil kajian IPRO. “UMM selalu terbuka terhadap kolaborasi strategis lintas sektor. Keterlibatan kami dalam penyusunan IPRO ini merupakan bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendorong pembangunan daerah berbasis riset dan inovasi,” ungkap Zul Mazwan Ketua Program studi Agribisnis UMM dalam sesi diskusi. Keterlibatan aktif Agribisnis UMM ini juga menandai langkah cepat dan gesit prodi dalam memperluas jejaring kerja sama, sekaligus mengukuhkan posisi UMM sebagai kampus unggulan yang produktif dan solutif terhadap isu-isu pembangunan berkelanjutan. Melalui peran aktif dalam kajian IPRO, Agribisnis UMM tidak hanya memperkuat kontribusi akademik, tetapi juga membangun jembatan konkret antara teori, kebijakan, dan praktik lapangan. Dengan semangat “From Campus to Impact”, kolaborasi ini diharapkan mampu menghasilkan rekomendasi strategis yang mendorong investasi hijau, berkeadilan, dan berkelanjutan di Kota Batu. Kolaborasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa Agribisnis UMM tak berhenti berinovasi justru kian gesit berlari menuju masa depan agribisnis yang lebih tangguh dan berdampak luas.
Sobat Agri Tunjukkan Soliditas di UKM Fair 2025
Kolaborasi, Inovasi, dan Semangat Entrepreneur Mahasiswa Agribisnis UMM (BE-Business Entrepreneur) Mahasiswa Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menunjukkan semangat kewirausahaan yang begitu kuat dan matang melalui partisipasinya pada ajang UKM Fair 2025. Pada kesempatan tersebut, Sobat Agri tampil kompak dan penuh energi sebagai perwakilan Business Entrepreneur (BE), memperkenalkan beragam produk unggulan yang merupakan hasil dari kreativitas dan implementasi konsep agribisnis modern yang berlandaskan ilmu pengetahuan. Kehadiran BE dalam gelaran ini tidak hanya sekadar pamer produk semata, melainkan juga merupakan cerminan sinergi yang harmonis antara teori akademik dan praktik kewirausahaan nyata. Mulai dari tahap perencanaan bisnis yang matang, pengelolaan produksi yang efisien, hingga penyusunan strategi pemasaran dan penguatan branding, Sobat Agri membuktikan kemampuan dan kesiapan mereka sebagai generasi penerus yang tidak hanya cakap secara akademis, tetapi juga tangguh, inovatif, dan beretika dalam menjalankan bisnis. Melalui tagline “From Campus to Market,” Program Studi Agribisnis UMM menegaskan komitmennya sebagai inkubator kewirausahaan kampus yang unggul, yang mampu membangun ekosistem pendukung bagi mahasiswa BE agar dapat berkembang pesat menjadi entrepreneur muda yang berdaya saing tinggi, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga pada panggung internasional. Partisipasi aktif Sobat Agri ini sekaligus menunjukkan bahwa Agribisnis UMM terus berupaya mewujudkan visi pendidikan yang tidak hanya fokus pada penguasaan ilmu, tetapi juga pemberdayaan kemampuan praktis yang relevan dengan tantangan dunia usaha masa kini.
Peran Strategis Humas Agribisnis UMM dalam Kesuksesan Pembukaan Student Day 2025
Profesional, Kreatif, dan Berintegritas dalam Mengawal Citra Agribisnis UMM Di balik meriahnya Pembukaan Student Day (SD) 2025, terdapat dedikasi luar biasa dari tim Humas Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang bekerja penuh tanggung jawab di balik layar. Dengan semangat profesionalisme dan kekompakan, mereka memastikan setiap momen penting tersampaikan dengan citra yang inspiratif serta representatif bagi Program Studi Agribisnis. Melalui kerja yang cermat dalam dokumentasi, publikasi, dan komunikasi strategis, tim Humas Agri berhasil menampilkan wajah Agribisnis UMM sebagai program studi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi sekaligus memiliki kepekaan sosial dalam membangun citra positif institusi. Dengan mengusung nilai “Inspire, Inform, and Impact,” mereka terus berkomitmen menjadi garda terdepan dalam menjaga kredibilitas dan reputasi program studi. Peran aktif tim Humas Agribisnis ini menegaskan posisi Agribisnis UMM sebagai center of excellence, yang tidak hanya unggul dalam bidang agribisnis, tetapi juga dalam komunikasi strategis serta publikasi kampus yang berdaya saing tinggi. Kehadiran mereka menjadi kunci dalam memperkuat hubungan institusi dengan masyarakat dan stakeholder di era digital saat ini.
Keceriaan Tanpa Batas: Solidnya Partisipasi Sobat Agribisnis dalam Memeriahkan Student Day 2025 Universitas Muhammadiyah Malang
Kolaborasi dan Energi Positif Membuat Student Day Semakin Meriah Malang, 18 Oktober 2025, Suasana meriah dan penuh energi menghiasi Lapangan Helipad Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pada Student Day 2025. Di balik kemeriahan yang terlihat di atas panggung, terdapat kontribusi besar dari para mahasiswa Agribisnis yang menjadi volunter di balik layar, memastikan setiap detail acara berjalan lancar. Para volunter Agribisnis terlihat aktif mengatur alur kegiatan, membantu logistik, hingga memastikan perlengkapan acara siap tepat waktu. “Rasanya senang bisa menjadi bagian dari acara sebesar ini. Kami belajar bekerja sama dan mengelola acara secara langsung,” ungkap salah satu mahasiswa Agribisnis yang menjadi volunter. Selain bekerja di balik layar, momen yang tak kalah mencuri perhatian adalah saat satu mahasiswa Agribisnis dipercaya menjadi MC pengganti untuk beberapa sesi acara, menggantikan MC utama yang sedang menangani agenda lain. Dengan percaya diri dan energi positif, mahasiswa tersebut berhasil memandu acara dengan lancar, membuat suasana semakin hangat dan menyenangkan bagi seluruh peserta. Kehadiran Sobat Agribisnis, baik di balik layar maupun di panggung, menunjukkan betapa solidnya kolaborasi mereka. Dari mengatur logistik hingga memandu acara secara langsung, kontribusi mereka membuktikan bahwa kebersamaan dan energi positif mampu membuat setiap momen Student Day semakin meriah. Dengan semangat yang tidak pernah padam, para mahasiswa Agribisnis menegaskan bahwa kesuksesan sebuah acara tidak hanya dilihat dari panggung utama, tetapi juga dari kerja keras yang dilakukan di balik layar. Student Day 2025 UMM pun menjadi bukti nyata bagaimana partisipasi aktif dan soliditas Sobat Agribisnis mampu menciptakan keceriaan tanpa batas.