Agribisnis UMM Gelar Workshop Kelas Kolaboratif-Partisipatif: Dr. Yudi Salampessy Berbagi Pengalaman 10 Tahun Student Centered Learning

Malang, 12 Desember 2024 – Rabu lalu (11/12) Program Studi Agribisnis UMM sukses adakan workshop khusus dosen bertajuk “Workshop Kelas Kolaboratif Partisipatif.” Acara tersebut menghadirkan seorang dosen ahli di bidang Komunikasi Pertanian dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Dr. Yudi A. Salampessy, S.E., M.Si.. Ketua Prodi Agribisnis, Ary Bakhtiar menuturkan bahwa di workshop ini selain mendapatkan ilmu baru, juga menjadi ajang mempererat silaturahmi dan ajang bertukar pikiran dan pengalaman antar dua universitas tersebut. Lebih lanjut ia berharap workshop tersebut dapat meningkatkan mutu pembelajaran di lingkungan prodi Agribisnis. Dalam workshop ini, Dr. Yudi A. Salampessy memaparkan pentingnya metode pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa atau student centered learning. Beliau menjelaskan bahwa project-based dan case-based learning merupakan bentuk dari kelas kolaboratif partisipatif yang termasuk dalam metode pembelajaran ini “Metode project-based dan case-based berbeda dengan metode pembelajaran yang berpusat pada dosen seperti ceramah, atau yang berpusat pada materi seperti membaca,” ujar Dr. Yudi. Beliau menekankan bahwa dalam pembelajaran berpusat pada mahasiswa, dosen berperan sebagai fasilitator pembelajaran, memberikan ruang kreativitas mahasiswa yang tidak dibatasi oleh ruang kelas dan relasi dosen-mahasiswa. Dr. Yudi juga berbagi pengalaman implementasi metode ini di kampusnya. “Di kampus kami, penerapannya belum mencapai 70%, namun program ini sudah berjalan sekitar 10 tahun, dimulai sebelum era Kurikulum Merdeka,” jelasnya. Implementasi dilakukan secara bertahap mengingat student centered learning memiliki banyak tipe dan model. Menanggapi workshop yang diadakan UMM, Dr. Yudi memberikan apresiasi positif. “Bagus UMM mengadakan workshop ini karena jadi bisa berkolaborasi dengan PTN lain,” ujarnya. Beliau juga menyarankan agar penerapan metode ini dilakukan secara bertahap, “Bisa dimulai dari 25% dulu, baru 50%, dan seterusnya. Tidak perlu terburu-buru dalam implementasi, bisa dilakukan secara perlahan,” tambahnya. Workshop ini menjadi langkah positif bagi UMM dalam upaya meningkatkan kualitas pembelajaran. Dengan adanya pertukaran pengetahuan dan pengalaman seperti ini, diharapkan dapat mendorong inovasi dalam metode pengajaran di perguruan tinggi, khususnya dalam penerapan pembelajaran yang berpusat pada mahasiswa.
Mahasiswa Agribisnis UMM Raih Juara Pertama di Entrepreneur Day 2024

Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali mencetak prestasi membanggakan di dunia kewirausahaan. Pada acara Entrepreneur Day UMM 2024, tim mahasiswa yang terdiri dari Lukman Hakim Arifin,dan kawan-kawan dari prodi agribisnis yang tergabung dalam UKM Business and Entrepreneur UMM berhasil meraih juara pertama dengan usaha inovatif mereka, Embik Eco Green Farm. Keberhasilan ini menunjukkan potensi besar mahasiswa UMM dalam mengembangkan usaha kreatif yang berkelanjutan. Kegiatan Entrepreneur Day dan Inovasi Produk Acara yang digelar pada 2 hingga 3 Desember 2024 di aula BAU UMM ini merupakan rangkaian kegiatan yang meliputi workshop, bazar, dan expo. Entrepreneur Day 2024 menarik perhatian banyak wirausahawan muda dan penggiat bisnis dari berbagai latar belakang. Salah satu sorotan utama adalah kehadiran Andy Febrico Bintoro, pendiri Maxy Academy, yang berbagi pengalaman dan pengetahuan tentang dunia kewirausahaan kepada para peserta. Tim Embik Eco Green Farm berhasil mencuri perhatian juri dengan produk unggulan mereka, yaitu susu kambing tinggi Omega-3. Produk ini tidak hanya menawarkan manfaat kesehatan yang signifikan tetapi juga dirancang untuk mengatasi masalah aroma khas susu kambing yang sering kali membuat konsumen ragu. Dengan pendekatan inovatif dan ramah lingkungan, produk ini menjadi salah satu favorit di kalangan pengunjung bazar. Lukman sebagai ketua kelompok usaha ini menuturkan bahwa Event ini merupakan event yang berharga baginya dan teman-teman di tim Embik Farm. Event tersebut merupakan tempat untuk mereka (embik farm) tampil di kalangan mahasiswa UMM. Awal Mula Kesuksesan dan Prestasi di KMI Expo XV Perjalanan Embik Eco Green Farm dimulai ketika Lukman dan rekan-rekannya bertemu di Unit Kegiatan Mahasiswa Kewirausahaan UMM. Melalui kolaborasi dan semangat kewirausahaan, mereka berhasil mendapatkan pendanaan dari Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW), yang menjadi modal awal untuk mengembangkan produk mereka hingga siap dipasarkan. Sebelum mengukir prestasi di Entrepreneur Day, tim ini juga berhasil lolos ke final dalam KMI Expo XV yang diselenggarakan di Universitas Halu Oleo pada akhir Oktober 2024. Dalam ajang tersebut, mereka bersaing dengan tim dari berbagai universitas terkemuka di Jawa Timur, menunjukkan bahwa Embik Eco Green Farm bukan hanya sekadar usaha lokal tetapi juga memiliki daya saing di tingkat regional. Harapan untuk Masa Depan Keberhasilan tim mahasiswa ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi UMM tetapi juga memberikan inspirasi bagi mahasiswa lain untuk mengejar impian mereka dalam dunia kewirausahaan. “Semoga dengan diadakannya event ini kedepannya bisa menginspirasi seluruh mahasiswa UMM untuk membuka bisnis, berinovasi, berkreasi, berkolaborasi, dan beraksi,” tutur Lukman. Dengan dukungan universitas dan semangat inovatif yang dimiliki oleh para mahasiswa, diharapkan lebih banyak lagi usaha kreatif yang lahir dari kampus ini. Semoga keberhasilan ini menjadi langkah awal bagi perjalanan panjang mereka dalam dunia bisnis yang penuh tantangan dan peluang.Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali mencetak prestasi membanggakan di dunia kewirausahaan. Pada acara Entrepreneur Day UMM 2024, tim mahasiswa yang terdiri dari Lukman Hakim Arifin,dan kawan-kawan dari prodi agribisnis yang tergabung dalam UKM Business and Entrepreneur UMM berhasil meraih juara pertama dengan usaha inovatif mereka, Embik Eco Green Farm. Keberhasilan ini menunjukkan potensi besar mahasiswa UMM dalam mengembangkan usaha kreatif yang berkelanjutan. View this post on Instagram A post shared by Embik Farm (@embikfarm)
SMA Muhammadiyah 23 Jakarta Kunjungi Agribisnis UMM, Siswa Antusias Ikuti Agenda Edukasi dan Hiburan

Malang, 21 November 2024 – Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menjadi tujuan kunjungan edukasi, kali ini oleh siswa kelas 11 dari SMA Muhammadiyah 23 Jakarta. Kunjungan yang berlangsung dengan penuh semangat ini diikuti oleh 104 murid dan didampingi oleh 8 guru pendamping, menjadikannya salah satu agenda kunjungan terbesar ke Fakultas Pertanian dan Peternakan UMM pada tahun ini. Acara yang dirancang dengan kombinasi edukasi dan hiburan ini berlangsung meriah. Para siswa diperkenalkan dengan keunggulan Program Studi Agribisnis UMM, termasuk program akademik, kegiatan praktikum, hingga peluang karir di bidang agribisnis. Suasana semakin hangat ketika tim Agribisnis UMM membagikan hadiah menarik kepada para siswa, menciptakan momen penuh keceriaan. Dosen sekaligus Humas Program Studi Agribisnis UMM, Festy Putri, menyambut rombongan dengan hangat dan memaparkan visi Prodi Agribisnis sebagai tempat pengembangan sumber daya manusia yang kompeten di bidang agribisnis modern. “Kami berharap kunjungan ini dapat menjadi inspirasi bagi siswa untuk melanjutkan studi di bidang agribisnis, khususnya di UMM. Potensi kalian sangat besar untuk berkembang menjadi inovator masa depan di sektor ini,” ujar Festy. Para siswa menunjukkan antusiasme tinggi selama kegiatan berlangsung, terutama saat sesi tanya jawab mengenai kehidupan mahasiswa Agribisnis UMM, kegiatan laboratorium, serta kesempatan magang di sektor agribisnis nasional maupun internasional. Salah satu siswa mengungkapkan kegembiraannya, “Saya jadi semakin tertarik untuk melanjutkan studi di UMM. Suasananya sangat inspiratif, dan banyak peluang menarik di sini.” Tidak hanya itu, guru pendamping dari SMA Muhammadiyah 23 Jakarta juga memberikan apresiasi atas sambutan hangat dan program yang disusun secara interaktif. Kunjungan ini diharapkan menjadi awal dari hubungan yang lebih erat antara SMA Muhammadiyah 23 Jakarta dan Universitas Muhammadiyah Malang, khususnya Prodi Agribisnis, dalam mendorong generasi muda untuk berkontribusi di sektor agribisnis yang semakin berkembang.
Mahasiswa Agribisnis UMM Raih Pendanaan Program PPK Ormawa, Kembangkan Desa Wirausaha Olahan Jeruk di Sumbersekar

Malang, 21 November 2024 – Mahasiswa Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang tergabung dalam organisasi HMPS Agribisnis kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Mereka berhasil lolos pendanaan Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) dengan judul program “Desa Sumber Sekar Sebagai Desa Wirausaha Berbasis Olahan Jeruk untuk Meningkatkan Perekonomian Masyarakat”. Program ini didampingi oleh dosen pembimbing Ary Bakhtiar dan Festy Putri, yang turut berperan penting dalam mendukung mahasiswa melalui tahap perencanaan hingga pelaksanaan. Dengan lolosnya program ini, HMPS Agribisnis UMM berhasil bersaing dengan perguruan tinggi lain di seluruh Indonesia, menegaskan keunggulan dan kreativitas mahasiswa Agribisnis UMM dalam menginisiasi program yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Sumbersekar, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat melalui inovasi olahan berbasis jeruk, salah satu komoditas unggulan desa tersebut. Program ini bertujuan untuk menciptakan desa wirausaha yang berdaya saing tinggi, sehingga dapat meningkatkan pendapatan masyarakat lokal secara berkelanjutan. Dalam sambutannya, Ary Bakhtiar menyampaikan rasa bangga atas kerja keras mahasiswa yang tergabung dalam HMPS Agribisnis. “Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya belajar secara akademik, tetapi juga terjun langsung mengembangkan masyarakat dengan pendekatan inovatif. Ini adalah langkah nyata untuk menciptakan perubahan positif,” ujarnya. Festy Putri menambahkan bahwa program ini juga membuka peluang kolaborasi antara akademisi, pemerintah desa, dan pelaku usaha lokal. “Kami berharap Desa Sumbersekar dapat menjadi model desa wirausaha yang dapat direplikasi di tempat lain, dengan memanfaatkan potensi lokal yang ada,” katanya. Program ini disambut antusias oleh masyarakat Desa Sumbersekar, yang merasa terbantu dengan pelatihan dan pendampingan yang diberikan. Selain itu, program ini juga membuka peluang pasar baru untuk produk olahan jeruk, baik di tingkat lokal maupun nasional. Dengan keberhasilan ini, HMPS Agribisnis UMM menunjukkan bahwa mahasiswa memiliki potensi besar untuk menjadi motor penggerak perubahan melalui program yang berbasis pemberdayaan masyarakat. Universitas Muhammadiyah Malang terus berkomitmen mendukung program-program unggulan mahasiswa yang memberikan dampak positif bagi masyarakat luas
Melangkah Mendunia: Agribisnis UMM dan Dr. Theerarat Gagas Wirausaha Pangan Masa Depan

Malang, 22 Oktober 2024 – Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menggelar acara International Guest Lecturer, kali ini menghadirkan narasumber internasional, Dr. Theerarat Rattanawisutamon dari Silpakorn University, Thailand. Kegiatan yang berlangsung pada 22 Oktober 2024 ini mengangkat tema menarik, “Agribusiness and Food Entrepreneur”, yang bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa dalam bidang kewirausahaan agribisnis dan pengelolaan rantai pasok pangan. Kegiatan ini diikuti dengan meriah oleh mahasiswa Agribisnis UMM yang menunjukkan antusiasme tinggi sejak dimulainya perkuliahan. Dalam paparannya, Dr. Theerarat membahas berbagai aspek penting dalam membangun usaha di sektor agribisnis, mulai dari identifikasi peluang pasar, strategi inovasi produk, hingga pentingnya teknologi digital dalam meningkatkan daya saing di pasar global. Dr. Theerarat juga memberikan contoh sukses kewirausahaan di Thailand yang dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa. “Dalam dunia agribisnis, kreativitas dan adaptasi terhadap tren pasar global adalah kunci. Saya percaya mahasiswa UMM memiliki potensi besar untuk menjadi wirausaha agribisnis yang sukses di masa depan,” ungkapnya. Ketua Program Studi Agribisnis UMM, Prof. Rahayu Relawati, MM., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen UMM untuk memberikan pengalaman belajar yang mendunia bagi mahasiswa. “Dengan menghadirkan narasumber internasional, kami berharap mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan teoritis tetapi juga inspirasi dan motivasi untuk berinovasi di bidang agribisnis,” ujarnya. Acara ini diakhiri dengan sesi tanya jawab interaktif, di mana mahasiswa berkesempatan untuk berdiskusi langsung dengan Dr. Theerarat mengenai tantangan dan peluang dalam membangun usaha agribisnis berbasis pangan. Salah satu mahasiswa mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dan memotivasi mereka untuk lebih mendalami sektor agribisnis. Dengan suksesnya agenda ini, Agribisnis UMM terus memperkuat posisi sebagai program studi yang berorientasi global, membuka peluang kolaborasi lintas negara, dan mendorong mahasiswa untuk menjadi pelaku agribisnis yang kompetitif di tingkat internasional.
Belajar Budaya, Bahasa, serta Bisnis Melalui Summer Camp Chinese Kolaborasi Antara Universitas Muhammadiyah Malang dan Guangxi Normal University

30 September 2024 – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang tengah melakukan kegiatan Summer Camp yang berlangsung di Guangxi Normal University, Kota Guilin, China. Kegiatan ini tidak hanya dihadiri oleh UMM saja melainkan ada kampus lain diantaranya Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang dan Sekolah Bina Budi Mulia. Kegiatan Summer Camp ini berlangsung selama 14 hari sedari tanggal 17 Agustus sampai dengan 31 Agustus 2024. Kegiatan Summer Camp ini bertujuan untuk memperkenalkan dan mempelajari budaya, bahasa china, keterampilan berbisnis, makanan khas china dll, serta untuk mempererat tali persaudaraan antara china dan Indonesia. Universitas Muhammadiyah Malang mengirimkan 2 Mahasiswa terbaiknya Laila Noviyanti Sitepu dan Anggun Maysyarah V.U. berasal dari Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian Peternakan. Para peserta Summer Camp juga di didampingi langsung oleh dosen pembimbing Dr. Masuduki,. M.Pd. Selain itu, kegiatan ini berlangsung di 2 kota berbeda pertama di Kota Guilin selama 7 Hari dan kedua di Kota Nanning selama 8 hari. Kegiatan pertama yaitu pembukaan Summer Camp yang berada di Guangxi Normal University. Dan dilanjutkan dengan kelas bahasa mandarin dasar, kuliah tentang teori ECommerce dimana pada pembelajaran ini kami mengetahui jika penjualan secara online di china sangat menguntungkan dan mereka juga memperhatikan dan terus mengupdate teknik-teknik pengambilan foto atau video yang berkualitas tinggi. Mereka juga diajarkan untuk menghias kipas dimana kipas merupakan salah satu budaya china yang melambangkan kekuasaan. Selain itu kami juga mengunjungi budaya-budaya china mulai dari jingjiang prince’s palace,taman xiangshan,osmanthus commune,dongligucun scenic area, museum prasasti guihai, juga bermain permainan etnik menyenangkan. Kota nanning pada kota kedua ini banyak mempelajari tentang seni budaya china seperti membuat simpul kesenian Tiongkok, budaya pengobatan Tiongkok,budaya rakyat Guangxi shi jiu. Dan untuk pembelajaran teori diajarkan teori E-commerce lintas batas. Kegiatan ini sangat berkesan bagi kedua peserta berprestasi dari Agribisnis UMM tersebut. Selain karena ini pertama kali ke china, juga bisa mendapatkan kenangan-kenangan yang tidak terlupakan semua hal baru yang dirasakan mulai dari proses keberangkatan hingga akhirnya kembali ke Indonesia. Dimana kedua kota yang berbeda kota guilin dengan pemandangan alamnya yang mempesona, sedangkan kota nanning dengan kemajuan teknologi yang mereka miliki. Keduanya merupakan perpaduan kota yang cocok untuk mengetahui bagaimana budaya juga teknologi china saling melengkapi.
Petualangan Tak Terlupakan! Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang Terjun Langsung ke Jantung Budaya dan Bisnis China

Guilin, China – Dalam rangka mempererat hubungan antara Indonesia dan China, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) bersama beberapa universitas ternama di Jawa Timur, termasuk Universitas Brawijaya dan Universitas Negeri Malang, serta Sekolah Bina Budi Mulia, mengadakan kegiatan Summer Camp di Guangxi Normal University. Program ini berlangsung selama 14 hari, dimulai dari 17 Agustus hingga 31 Agustus 2024, dan bertujuan untuk memperkenalkan serta mempelajari budaya, bahasa, dan keterampilan bisnis di China. UMM mengirimkan dua mahasiswi terbaiknya, Laila Noviyanti Sitepu dan Anggun Maysyarah V.U., keduanya dari Jurusan Agribisnis, Fakultas Pertanian Peternakan, untuk mengikuti program ini. Mereka didampingi oleh dosen pembimbing, Dr. Masduki, M.Pd. Kegiatan ini dilaksanakan di dua kota, Guilin dan Nanning, yang terkenal dengan keindahan alam dan kemajuan teknologinya. UMM Bawa Mahasiswa Merasakan Pengalaman Eksklusif 14 Hari di Guilin dan Nanning, China! Pada hari pertama, acara dibuka di Guangxi Normal University dengan berbagai kegiatan menarik, seperti kelas bahasa Mandarin dasar, kuliah teori e-commerce, dan pelatihan menghias kipas—simbol kekuasaan dalam budaya China. Para peserta juga berkesempatan mengunjungi berbagai situs budaya, seperti Jingjiang Prince’s Palace, Taman Xiangshan, dan Museum Prasasti Guihai. Selanjutnya, di kota Nanning, peserta memperdalam pemahaman mereka tentang seni budaya China, termasuk pembuatan simpul seni Tiongkok dan budaya pengobatan tradisional. Mereka juga mendapatkan wawasan tentang e-commerce lintas batas, yang menjadi salah satu kekuatan ekonomi China saat ini. “Pengalaman ini sangat berkesan bagi kami, karena selain menjadi kunjungan pertama kami ke China, kami juga mendapatkan kenangan tak terlupakan. Kota Guilin dengan pemandangan alamnya yang menakjubkan dan Kota Nanning dengan kemajuan teknologinya, memberi kami pemahaman tentang bagaimana budaya dan teknologi di China saling melengkapi,” ujar Laila dan Anggun serempak. Kegiatan Summer Camp ini ditutup dengan suasana penuh keakraban, di mana para peserta membawa pulang kenangan dan ilmu yang akan mereka aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari dan masa depan mereka sebagai generasi penerus bangsa.
PPK Ormawa HMPS Agribisnis UMM Memaksimalkan Potensi Alam Dengan Inovasi Produk Turunan Dalam Peningkatan Nilai Ekonomi

Sumbersekar, 03 Agustus 2024 — Dalam upaya menggerakkan dan meningkatkan perekonomian Desa Sumbersekar, Tim PPK Ormawa HMPS Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang telah melaksanakan program kedua terkait pembuatan bolu, mitra kegiatan pada penyuluhan pembuatan bolu dari UMM Bakery, mitra berperan dalam pemberian praktik langsung dalam proses penyuluhan, tidak hanya terfokus pada praktik ibu-ibu PKK yang hadir menjalin diskusi dengan mitra terkait permasalahan produk bolu yang sering dihadapi. Upaya keberlanjutan program Tim PPK Ormawa HMPS Agribisnis melakukan pendampingan kepada masyarakat untuk memperkenalkan produk kepada masyarakat setempat pada acara Barikan Dusun Krajan. Fokus pada Pemaksimalan Potensi Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) Dalam Berwirausaha Program PPK Ormawa yang dilaksanakan oleh Tim PPK Ormawa HMPS Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang terfokus pada pemaksimalan potensi Sumber Daya Alam (SDA), Desa Sumbersekar memiliki potensi alam yaitu produksi buah jeruk, mengolah buah jeruk baik dari limbah maupun daging dari buah jeruk salah satu strategi yang digunakan untuk meningkatkan nilai ekonomis buah jeruk. Selain itu potensi Sumber Daya Manusia (SDM) sangat dibutuhkan dalam upaya pengolahan produk turunan dari Sumber Daya Alam (SDA) yang ada di Desa Sumbersekar, maka dari itu Tim PPK Ormawa HMPS Agribisnis melakukan penyuluhan dan pendampingan kepada masyarakat untuk memaksimalkan potensi yang ada di Desa Sumbersekar. Testimoni dari Pihak Terkait “Program PPK Ormawa yang dilaksanakan oleh Tim PPK Ormawa HMPS Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang merupakan kegiatan yang sangat berdampak positif dalam peningkatan potensi masyarakat desa Sumbersekar, tidak hanya terfokus pada keterampilan pada program kerja, tim pelaksana juga sangat antusias ikut berpartisipasi pada rangkaian kegiatan desa sehingga memunculkan rasa kekeluargaan antara Tim PPK Ormawa HMPS Agribisnis dan masyarakat Desa Sumbersekar” ujar Agus Arifin selaku Kepala Dusun Semanding di Desa Sumbersekar.
Kelas COE Agribisnis UMM Lebarkan Sayap Hingga Kancah Internasional

Singapura, 22 Juli 2024 – Delapan mahasiswa dari program studi Agribisnis yang tergabung dalam COE kelas profesional ekspor Universitas Muhammadiyah Malang, mendapat kesempatan untuk belajar di perusahaan Samudera Shipping Line Ltd. di 6 Raffles Quay, Singapura. Pembelajaran ini merupakan bagian dari upaya untuk memperdalam pemahaman tentang sistem dan operasional ekspor. Dalam kunjungan Internasional ini, para mahasiswa berdiskusi langsung dengan dua pimpinan perusahaan, I Kadek Didik Wijaya, Managing Director, Head of People and Technology, dan Trisnadi Sukur Muslim Mulia, Managing Director, Head of Strategy and Business Development. Kadek memaparkan berbagai aspek penting terkait operasional ekspor, risiko yang dihadapi, strategi , serta manajemen sumber daya manusia. Selain diskusi, sesi kunjungan juga diakhiri dengan tour kantor yang memberikan gambaran lebih rinci mengenai rute pelayaran Samudera Shipping Line Ltd. serta sepak terjang di mancanegara. Mahasiswa juga berkesempatan untuk mendapatkan sesi tanya jawab guna memperkuat kemampuan dan mendapatkan tips untuk ikut berprestasi di kanca Internasional. I Kadek Didik Wijaya juga menjelaskan bahwa generasi Z memiliki peluang besar untuk menjadi penerus dalam industri ekspor, baik di tingkat nasional, ASEAN, maupun internasional. Menurutnya, kemampuan adaptasi teknologi dan kreativitas yang dimiliki oleh generasi Z sangat diperlukan dalam perkembangan dan keberlanjutan bisnis ekspor. Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan motivasi tambahan bagi para mahasiswa untuk lebih aktif berpartisipasi dalam industri ekspor di masa depan.
PPK Ormawa HMPS Agribisnis UMM Melaksanakan Program Zero Waste Dalam Menggerakkan dan Meningkatkan Ekonomi Desa Sumbersekar

Desa Sumbersekar, Minggu, 14 Juli 2024 — Dalam upaya menggerakkan dan meningkatkan perekonomian Desa Sumbersekar, Tim PPK Ormawa HMPS Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang telah melaksanakan program pertama yaitu penyuluhan terkait Eco Enzym. Program ini dirancang untuk meningkatkan nilai ekonomis dari buah jeruk yang ada di Desa Sumbersekar, masyarakat dibekali dengan keterampilan praktis pembuatan cairan Eco Enzym dan pembuatan sabun batang serta pengetahuan terkait pemanfaatan limbah buah jeruk dalam berwirausaha. Purnawati M.Pd Selaku mitra sekaligus pemateri penyuluhan Eco Enzym menjelaskan bahwa cairan Eco Enzym adalah cairan multifungsi yang memiliki banyak manfaat, proses pembuatan cairan Eco Enzym sendiri sangatlah mudah karena bahan utama dari Eco Enzym yaitu limbah kulit buah-buahan dimana limbah tersebut sangat mudah didapatkan oleh masyarakat. Upaya adanya tindak lanjut dalam program penyuluhan Eco Enzym Tim PPK Ormawa HMPS Agribisnis melakukan pendampingan kepada masyarakat sasaran dalam proses pembuatan cairan Eco Enzym, kegiatan pendampingan sudah dilaksanakan sebanyak 3 kali, kegiatan tersebut berjalan dengan lancar dan masyarakat sangat antusias untuk hadir memproduksi cairan Eco Enzym bersama Tim PPK Ormawa HMPS Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang. Fokus pada Pemaksimalan Potensi Sumber Daya Alam (SDA) dan Sumber Daya Manusia (SDM) Dalam Berwirausaha Program PPK Ormawa yang dilaksanakan oleh Tim PPK Ormawa HMPS Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang terfokus pada pemaksimalan potensi Sumber Daya Alam (SDA), Desa Sumbersekar memiliki potensi alam yaitu produksi buah jeruk, mengolah buah jeruk baik dari limbah maupun daging dari buah jeruk salah satu strategi yang digunakan untuk meningkatkan nilai ekonomis buah jeruk. Selain itu potensi Sumber Daya Manusia (SDM) sangat dibutuhkan dalam upaya pengolahan produk turunan dari Sumber Daya Alam (SDA) yang ada di Desa Sumbersekar, maka dari itu Tim PPK Ormawa HMPS Agribisnis melakukan penyuluhan dan pendampingan kepada masyarakat untuk memaksimalkan potensi yang ada di Desa Sumbersekar.