Tim PPK Ormawa HMPS Agribisnis Tunjukkan Capaian dan Luaran Program

MPemaparan Capaian, Luaran, dan Dampak Pemberdayaan Masyarakat Kepada Reviewer Laporan PPK Ormawa Malang, 27 September 2025 – Tim Pengabdian kepada Masyarakat dan Kemahasiswaan (PPK) Ormawa HMPS Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) baru-baru ini melaksanakan presentasi laporan kemajuan program tingkat universitas. Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat Kabiro UMM dengan suasana yang serius dan penuh semangat. Dalam kesempatan tersebut, tim mahasiswa Agribisnis memaparkan berbagai capaian penting dari pelaksanaan program PPK Ormawa yang telah berjalan selama periode ini. Presentasi mencakup detail persentase realisasi pelaksanaan program, berbagai luaran yang telah berhasil dihasilkan, serta dampak signifikan yang dirasakan oleh masyarakat sekitar sebagai mitra dalam mendukung jalannya kegiatan. Presentasi ini tidak hanya menunjukkan hasil kerja keras tim, tetapi juga bagaimana keterlibatan aktif masyarakat memberikan nilai tambah bagi keberlangsungan program. Acara tersebut dipandu dan didampingi langsung oleh dosen pembimbing tim, Festy Putri Ramadhani, S.P., M.P., yang senantiasa memberikan arahan dan dukungan agar laporan dan presentasi dapat tersampaikan dengan baik. Kehadiran dosen pembimbing sangat penting dalam menjaga kualitas dan fokus program agar sesuai dengan tujuan utama pengembangan akademik dan pemberdayaan masyarakat. Selanjutnya, laporan kemajuan program ini dinilai secara seksama oleh tim reviewer dari Universitas Muhammadiyah Malang yang terdiri dari para ahli di bidangnya. Tim reviewer tersebut meliputi Dr. Faizin, S.Pd., M.Pd., Hana Rosmalia Alfia, S.Hum., M.Pd., serta Ir. Henik Sukorini, M.P., Ph.D., IPM., yang merupakan bagian dari Reviewer Tim Belmawa. Penilaian oleh para reviewer ini bertujuan untuk memastikan bahwa program berjalan sesuai dengan target, efektif dalam pelaksanaannya, serta memberikan manfaat yang optimal bagi pengembangan sumber daya manusia khususnya mahasiswa, serta masyarakat mitra. Melalui kegiatan presentasi dan evaluasi laporan kemajuan program ini, diharapkan PPK Ormawa HMPS Agribisnis UMM dapat terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pelaksanaannya. Program ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dan berkelanjutan, bukan hanya untuk pengembangan kompetensi dan pengalaman mahasiswa dalam bidang agribisnis, tetapi juga untuk memperkuat hubungan dan pemberdayaan masyarakat sekitar kampus yang menjadi mitra program. Dengan demikian, sinergi antara akademisi dan masyarakat dapat terus terjalin dan membawa manfaat luas bagi kemajuan bersama. Kegiatan semacam ini menggambarkan komitmen kuat Universitas Muhammadiyah Malang dalam mengintegrasikan pendidikan dengan pemberdayaan masyarakat melalui program-program kemahasiswaan yang strategis dan berdampak nyata di lapangan.

Progress Strategis PPK Ormawa HMPS Agribisnis Menuju Pertanian Modern Berbasis Teknologi IoT

Implementasi Inovasi Solarsonic IoT Guard Senin, 29 September 2025, Tim Pengabdian Pada Masyarakat (PPK) dari Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat yang bertempat di Desa Ampeldento, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen mahasiswa untuk berkontribusi dalam pengembangan sektor pertanian di wilayah tersebut melalui penerapan program PPK Ormawa yang berfokus pada inovasi teknologi dan peningkatan kapasitas kelembagaan pertanian lokal. Kegiatan yang digelar dalam rangkaian program PPK Ormawa ini memiliki tujuan utama untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas pertanian di Desa Ampeldento. Program ini secara khusus mendukung penerapan teknologi pertanian modern yang berbasis konsep Smart Farming 5.0, sebuah pendekatan pertanian presisi yang mengintegrasikan Internet of Things (IoT), sumber energi terbarukan, dan analisis data untuk mengoptimalkan hasil pertanian sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan. Inovasi yang diusung oleh tim PPK Ormawa HMPS Agribisnis dalam kegiatan ini adalah “Solarsonic IoT Guard,” sebuah sistem pengusir hama yang berbasis tenaga surya dan sensor IoT. Sistem ini dirancang untuk mengatasi permasalahan gangguan hama tikus dan burung yang selama ini menjadi salah satu kendala serius bagi para petani di daerah tersebut. Tim telah melaksanakan uji coba alat Solarsonic IoT Guard di lahan sawah Desa Ampeldento. Uji coba ini bertujuan untuk mengukur efektivitas alat dalam mengusir hama tikus dan burung, sekaligus mengumpulkan data lapangan yang akan digunakan sebagai bahan pengembangan lebih lanjut. Pelaksanaan uji coba ini menjadi langkah strategis untuk memastikan bahwa inovasi teknologi ini tidak hanya efektif secara teori, tetapi juga mampu berfungsi optimal dalam kondisi riil di lapangan. Dalam pelaksanaannya, Solarsonic IoT Guard memanfaatkan energi matahari sebagai sumber daya utama sehingga menjadikan alat ini ramah lingkungan dan dapat beroperasi secara mandiri tanpa ketergantungan pada sumber listrik konvensional. Sensor IoT yang terpasang memungkinkan sistem untuk mendeteksi keberadaan hama secara real-time dan secara otomatis mengaktifkan mekanisme pengusiran. Dengan demikian, metode pengendalian hama ini tidak hanya efisien tetapi juga inovatif, mengurangi penggunaan pestisida kimia yang dapat berdampak negatif pada lingkungan serta kesehatan petani. Tim PPK Ormawa HMPS Agribisnis secara aktif melakukan sosialisasi dan pelatihan kepada para petani setempat tentang cara penggunaan dan pemeliharaan teknologi ini agar dapat dioperasikan dengan maksimal dan berkelanjutan. Pendekatan ini diharapkan mampu memperkuat kapasitas kelembagaan petani desa dalam mengadopsi teknologi pertanian modern, meningkatkan produktivitas hasil pertanian, sekaligus mengurangi kerugian akibat gangguan hama. Kegiatan ini juga menjadi media mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi mereka dalam bidang agribisnis sekaligus berperan langsung dalam pemberdayaan masyarakat. Melalui pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini, Tim PPK Ormawa HMPS Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang berharap dapat memberikan kontribusi positif yang signifikan bagi para petani di Desa Ampeldento. Integrasi teknologi cerdas ke dalam praktik pertanian di tingkat petani tidak hanya membuka peluang peningkatan hasil produksi tetapi juga mendorong terciptanya pertanian berkelanjutan yang ramah lingkungan. Keberhasilan program ini diharapkan menjadi model yang dapat direplikasi di wilayah lain, mendukung pengembangan pertanian modern berbasis teknologi dan memberdayakan komunitas petani secara menyeluruh.  

Konsolidasi Penguatan Visi Misi Agribisnis UMM

UMM Jadi Magnet Agribisnis Berkelanjutan: Konsolidasi Visi Misi Siapkan SDM Tangguh Kelas Dunia Loc. Ball room Hotel kapal Garden Sengkaling Malang, Kapal Garden Hotel UMM — Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali meneguhkan diri sebagai pusat keunggulan dalam pendidikan agribisnis di Indonesia. Pada Sabtu (30/8/2025), seluruh dosen, Ketua dan Sekretaris Prodi Agribisnis UMM berkumpul dalam konsolidasi penguatan visi-misi yang diarahkan untuk melahirkan lulusan berkelas dunia, siap bersaing di pasar global, namun tetap berakar pada nilai-nilai Islam. Dengan visi ambisius menjadi program studi terkemuka di ASEAN pada tahun 2030, Agribisnis UMM terus mengoptimalkan seluruh sumber daya akademik, riset, laboratorium, hingga jejaring internasional yang dimiliki. Tidak hanya itu, UMM juga dikenal sebagai salah satu universitas dengan ekosistem agribisnis terlengkap, mulai dari teaching farm, pusat riset ekspor, hingga kolaborasi strategis bersama industri besar di dalam dan luar negeri. “Konsolidasi ini bukan sekadar penyelarasan kurikulum, melainkan langkah besar menuju terwujudnya pusat unggulan agribisnis berkelanjutan yang dapat menyiapkan lulusan setara standar global,” ujar Ketua Program Studi Agribisnis UMM. Hadir pula Moch Arif Afandi, alumnus Agribisnis UMM yang sukses sebagai pemilik bisnis di sektor agribisnis. Ia menegaskan bahwa kekuatan terbesar UMM adalah kombinasi antara kompetensi akademik, jejaring industri, dan kultur Islami yang membentuk karakter lulusannya. “Saya adalah bukti nyata bahwa lulusan Agribisnis UMM bisa menjadi game changer di industri. Mahasiswa di sini mendapat bekal lengkap, dari pengetahuan global hingga integritas moral,” ungkap Arif. Dengan misi menyelenggarakan pendidikan bermutu, penelitian inovatif, pengabdian berbasis pemberdayaan, serta kerja sama internasional yang terus diperluas, Agribisnis UMM memposisikan diri bukan hanya sebagai penyedia pendidikan, tetapi sebagai lokomotif kemajuan agribisnis nasional yang berorientasi ekspor dan keberlanjutan. Konsolidasi ini menandai tekad kuat UMM untuk tidak hanya mencetak sarjana, tetapi melahirkan pemimpin agribisnis global generasi yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing, dengan fondasi nilai Islam yang kokoh.  

Dukung Penguatan Kompetensi Mahasiswa,

Prodi Agribisnis UMM Lakukan Supervisi Magang di P4S Blimbing Artha Mandiri Tulungagung Tulungagung, 4 September 2025 – Sebagai bentuk komitmen dalam menjamin mutu pelaksanaan magang industri bagi mahasiswa, Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) melaksanakan supervisi magang di Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Blimbing Artha Mandiri, yang berlokasi di Dusun Cluwok, Desa Bono, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur. Kunjungan tersebut dilakukan oleh Dr. Ir. Anas Tain, M.M., dosen pendamping lapangan, guna memantau secara langsung proses pelaksanaan magang serta memperkuat sinergi kelembagaan antara Prodi Agribisnis UMM dan P4S Blimbing Artha Mandiri sebagai mitra pelatihan berbasis masyarakat. Saat ini, salah satu mahasiswa Program Studi Agribisnis UMM tengah mengikuti program magang di P4S tersebut dengan periode pelaksanaan mulai 14 Juli hingga 30 September 2025. Selama magang, mahasiswa tersebut aktif terlibat dalam beragam kegiatan praktis yang mencakup pengelolaan usaha hortikultura, pelatihan dan pendampingan petani, pemberdayaan masyarakat desa, serta pengelolaan manajemen kelembagaan agribisnis berbasis komunitas. P4S Blimbing Artha Mandiri dikenal sebagai lembaga pelatihan yang konsisten membina petani dan kelompok tani di wilayah Tulungagung dan sekitarnya. Kerja sama antara Prodi Agribisnis UMM dan P4S ini memberikan kesempatan strategis bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung dari praktik lapangan yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan dunia agribisnis saat ini. Selain supervisi magang, kunjungan ini juga dimanfaatkan untuk menjajaki pengembangan kerja sama yang lebih luas, meliputi penguatan program pelatihan bersama, pelaksanaan riset terapan di bidang agribisnis, serta pengabdian kepada masyarakat yang dapat memberikan dampak positif secara berkelanjutan. Kegiatan supervisi magang di P4S Blimbing Artha Mandiri ini merupakan bagian integral dari upaya berkelanjutan Prodi Agribisnis UMM dalam menghadirkan lulusan yang unggul, adaptif, dan siap bersaing di sektor agribisnis yang semakin dinamis dan berkembang. Dengan kolaborasi yang erat antara dunia pendidikan dan institusi pelatihan berbasis masyarakat, Prodi Agribisnis UMM terus berkomitmen menghadirkan pengalaman belajar yang aplikatif demi mencetak tenaga profesional yang mampu menjawab tantangan dan kebutuhan industri agribisnis masa depan.      

Mahasiswi Agribisnis Bergema dalam Summer Course 2025

Siap Kembali Mencari Peluang Internasionalisasi Malang 29 Agustus 2025– Mahasiswi Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian dan Peternakan Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Maulida Kartika Rahmah (Angkatan 2022), berpartisipasi aktif dalam kegiatan Summer Course 2025 yang diselenggarakan pada 19–29 Agustus 2025. Agenda internasional ini menjadi wadah pembelajaran lintas negara yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu dan latar belakang budaya. Dalam rangkaian kegiatan, Mody (sapaan singkat Maulida oleh teman teman sebayanya) bersama peserta lainnya mengikuti diskusi akademik, presentasi kelompok, serta kolaborasi proyek yang menekankan pentingnya inovasi dan kreativitas. Melalui forum tersebut, mahasiswa tidak hanya memperoleh wawasan baru dalam bidang pertanian dan agribisnis, tetapi juga berkesempatan membangun jejaring global yang strategis. “Summer Course 2025 memberikan pengalaman berharga, terutama dalam melatih kemampuan komunikasi, kerja sama lintas budaya, serta pemikiran kritis yang sangat dibutuhkan di era globalisasi,” ungkap Mody. Partisipasi ini sekaligus mencerminkan komitmen Program Studi Agribisnis UMM dalam mendukung internasionalisasi kampus. Keterlibatan mahasiswa dalam forum internasional seperti ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing, memperluas perspektif akademik, serta memperkuat kontribusi nyata mahasiswa di tingkat global. Melalui kegiatan ini, Maulida Kartika Rahmah dan rekan-rekan mahasiswa Agribisnis menunjukkan kesiapan untuk terus mencari peluang internasionalisasi, guna menjawab tantangan masa depan di bidang pertanian dan agribisnis secara berkelanjutan.

Supervisi Magang dan Penjajakan Kerja Sama

Prodi Agribisnis UMM Gali peluang Kolaborasi PT. Java Agri Sukses Makmur Mojokerto Mojokerto, 2 September 2025 – Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali memperkuat sinergi antara akademik dan dunia industri dengan melaksanakan supervisi magang mahasiswa dan penjajakan kerja sama di PT. Java Agri Sukses Makmur, perusahaan agribisnis yang berlokasi di Jl. Raya Jarot Dawarblandong, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Kunjungan ini bertujuan memastikan kelancaran dan kualitas pelaksanaan program magang, sekaligus menjalin kemitraan strategis yang mendukung penguatan kolaborasi antara kampus dan dunia usaha di sektor agribisnis. Tim dosen Prodi Agribisnis UMM yang terdiri dari Festy Putri Ramadhani, S.P., M.P., dan Yohana Agustina, S.P., M.Sc. melakukan supervisi langsung terhadap mahasiswa yang sedang magang di perusahaan PT Java Agri. Mahasiswa menjalani program magang sejak 1 Agustus hingga 10 Oktober 2025 dan terlibat langsung dalam berbagai aktivitas manajemen agribisnis, mulai dari proses produksi, distribusi, hingga pemasaran produk hasil pertanian yang dikelola perusahaan. Selain supervisi, tim dosen juga berdiskusi dengan pihak PT. Java Agri Sukses Makmur untuk membahas peluang kerja sama jangka panjang, meliputi pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan industri, program magang berkelanjutan, serta riset terapan bersama. Pihak perusahaan menyambut baik kunjungan ini dan mengapresiasi kontribusi mahasiswa selama magang. Kolaborasi ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi kedua belah pihak, baik dalam pengembangan kompetensi mahasiswa maupun penunjang akademik untuk industri agribisnis. Melalui kegiatan ini, Prodi Agribisnis UMM kembali menegaskan peran aktifnya dalam menghubungkan dunia pendidikan dengan dunia kerja, sekaligus mendorong lahirnya lulusan yang adaptif, profesional, dan siap menghadapi tantangan agribisnis modern.  

Perkuat Sinergi Akademik dan Industri

Prodi Agribisnis UMM Supervisi Magang dan Penjajakan Kerja Sama di Cimory-Dairyland Prigen Pasuruan, 2 September 2025 – Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) terus memperkuat kolaborasi dengan dunia industri melalui kegiatan supervisi magang mahasiswa sekaligus penjajakan kerja sama strategis di Cimory Dairyland Farm Theme Park, Prigen, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Kegiatan ini merupakan upaya Prodi Agribisnis UMM untuk memastikan mutu pelaksanaan program magang serta membuka peluang kemitraan yang berdampak positif, khususnya di sektor agribisnis peternakan dan pariwisata edukatif. Dalam kunjungan tersebut, tim dosen pendamping Prodi Agribisnis yang terdiri dari Festy Putri Ramadhani, S.P., M.P. dan Yohana Agustina, S.P., M.Sc. melakukan supervisi langsung terhadap tiga mahasiswa yang mengikuti program magang sejak 14 Juli hingga 31 Oktober 2025. Para mahasiswa agribisnis yang terlibat magang di cimory dairy land ditempatkan di dua unit kerja utama, yakni bagian marketing, main office dan area lobby (kondisional). Penempatan di area lobby dilakukan secara bergiliran setiap minggu, memberikan pengalaman kerja yang komprehensif dan adaptif di lingkungan wisata edukatif. Selain supervisi, tim dosen juga berdiskusi dengan manajemen Cimory Dairyland untuk menjajaki potensi kerja sama berkelanjutan, termasuk pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan industri, riset kolaboratif, serta pembukaan program magang jangka panjang bagi mahasiswa Prodi Agribisnis UMM. Manajemen Cimory Dairyland menyambut baik kunjungan ini sekaligus mengapresiasi semangat dan kontribusi mahasiswa selama menjalani magang. Diharapkan, sinergi ini terus diperkuat guna menciptakan ruang belajar yang aplikatif dan memberikan manfaat nyata bagi kedua institusi. Dengan kegiatan ini, Prodi Agribisnis UMM menegaskan komitmennya untuk menyelenggarakan pendidikan tinggi yang selaras dengan kebutuhan industri, guna menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, dan siap menghadapi dinamika dunia agribisnis.  

Mahasiswa Agribisnis UMM Ikuti Summer School 2025 di Silpakorn University, Thailand

Silpakorn University, Thailand – 23 Juni 2025 Sebanyak 57 mahasiswa dari 15 universitas yang berasal dari 17 negara turut berpartisipasi, termasuk Korea Selatan, Kamboja, Filipina, Tiongkok, Myanmar, Taiwan, Indonesia, dan Malaysia secara resmi mengikuti program Summer School 2025 yang diselenggarakan oleh Silpakorn University, Thailand. Program ini merupakan bagian dari agenda internasionalisasi pendidikan tinggi yang bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan wawasan global, keterampilan lintas budaya, dan pengalaman akademik internasional. Indonesia turut ambil bagian dalam forum bergengsi ini dengan mengirimkan perwakilan dari sejumlah perguruan tinggi, salah satunya adalah Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Dalam program ini, UMM diwakili oleh mahasiswa dari Program Studi Agribisnis, Fakultas Pertanian dan Peternakan, yang berkesempatan menjadi bagian dari delegasi Indonesia di tingkat internasional. Selama satu minggu penuh, para peserta menjalani rangkaian kegiatan intensif yang mencakup kuliah tematik, workshop kolaboratif, kunjungan lapangan ke institusi lokal di Thailand, serta sesi pertukaran budaya antarnegara. Kegiatan ini tidak hanya menitikberatkan pada aspek akademik, tetapi juga memberikan ruang yang luas bagi interaksi multikultural dan penguatan jejaring antar mahasiswa internasional. Partisipasi mahasiswa Agribisnis UMM menjadi bukti nyata komitmen universitas dalam mencetak lulusan yang memiliki daya saing global. Melalui keikutsertaan ini, mahasiswa diharapkan dapat memperluas cakrawala keilmuan serta memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai praktik agribisnis berkelanjutan, inovasi teknologi pertanian, serta tantangan global dalam sektor pangan. “Mengikuti Summer School ini adalah pengalaman yang sangat membuka wawasan. Saya belajar bagaimana agribisnis diterapkan di negara lain, serta mendapatkan perspektif baru tentang keberlanjutan dan inovasi di bidang pertanian.” — Maulida Kartika Rahmah, Mahasiswa Agribisnis UMM, Delegasi Indonesia di Summer School 2025. Keterlibatan dalam program ini juga menjadi momentum strategis bagi UMM dalam memperkuat kerja sama internasional serta memperluas eksistensi dan kontribusinya di tingkat global. Interaksi langsung dengan mahasiswa dari berbagai latar belakang budaya dan sistem pendidikan menjadi bekal berharga dalam menghadapi tantangan dunia kerja dan pengembangan agribisnis ke depan. Summer School 2025 menjadi gambaran nyata bahwa pendidikan tinggi saat ini telah melampaui batas ruang kelas konvensional, dan berkembang menjadi wadah pertukaran pengetahuan serta pemahaman antarbangsa. Program ini diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang unggul secara akademik, terbuka terhadap keberagaman, serta siap menjadi agen perubahan di komunitas masing-masing.

Jajaki Kerjasama Internasional, Prodi Agribisnis UMM gandeng FBIM UnisZa Terengganu Malaysia

Malang (21/4/2025).  Pengembangan kerjasama terus digencarkan oleh Prodi Agribisnis UMM, hal ini diketahui dengan serangkaian kegiatan yang telah dilakukan oleh kedua belah pihak. Kegiatan yang terselenggara diantaranya adalah Student Exchange (SE) oleh Mahasiswa Agribisnis, Kuliah Tamu oleh Dosen Agribisnis UMM dan kolaborasi dalam bidang yang lain.   Rangkaian kegiatan kerjasama internasional ini merupakan komitmen bersama antara kedua belah pihak, baik UMM maupun UnisZa, hal ini diutarakan oleh Ary Bakhtiar selaku Ketua Program Studi Agribisnis disela-sela mengisi Kuliah Tamu di Kampus UnisZa beberapa waktu yang lalu. Ary juga menambahkan bahwa dalam agenda ini Prodi Agribisnis UMM juga sedang merintis program bersama yakni double degree antara Prodi Agribisnis UMM dengan Fakulty Biosumber dan Industri Makanan (FBIM) UnisZa. Pada periode ini Prodi Agribisnis UMM berkesempatan mengirimkan 5 mahasiswa orang mahasiswa untuk belajar di Fakulty Biosumber dan Industri Makanan (FBIM) UnisZa. Sebelumnya Prodi Agribisnis UMM telah melakukan seleksi internal untuk peserta ini, sebanyak 125 terseleksi melalui IPK dan Kemampuan Berbahasa Inggris (TAEP) dan pada akhirnya terpilih 5 kandidat mahasiswa yang dikirimkan ke Kampus UnisZa Terengganu Malaysia, diantaranya adalah Wahyu Astrid Fitriani (Agribisnis 2022), Laila Noviyanti Sitepu (Agribisnis 2022), Anggun Maysarah Virgi Utami(Agribisnis 2022), Muhammad Fikri Fakhrudin  (Agribisnis 2023) dan Faiz Lutfiyandi (Agribisnis 2023). Wahyu Astrid Fitriani sebagai salah satu peserta program menyampaikan sangat antusias sekali, ia mengutarakan program diawali dengan mengikuti perkuliahan, mulai dari mikrobiology, Herbarium, Activity di tribe, mikroorganisme, dan masih banyak yang lain, pada saat perkuliahan kami juga menjadi satu dengan mahasiswa Unisza, mereka sangat welcome dengan kedatangan kita jadi semakin mengesankan dan bisa saling sharing ilmu dan pengalaman, Selain itu kami juga mempelajari jenis-jenis hewan dan tumbuhan dengan alat yang modern serta pengolahan hasil pertanian yang lebih modern. Lebih lanjut Astrid menambahkan, Kami sangat senang dengan adanya program ini kami bisa memiliki pengalaman dan ilmu baru yang mengesankan dan juga sangat bermanfaat, harapannya kami dapat mempraktikkan ilmu dan pengalaman positif yang kita dapatkan di kampus kita(UMM). (AB)

Dosen Agribisnis UMM Ikuti Workshop Kurikulum OBE Bersama Dr. Dyah Ekowati

Malang, 12 Desember 2024 – Workshop peninjauan kurikulum Output Based Education (OBE) digelar Program Studi Agribisnis Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) pada Selasa (10/12) di Kapal Garden Hotel, Sengkaling. Workshop ini menjadi momentum penting dalam upaya peningkatan kualitas pembelajaran di tengah era digital. Dr. Dyah Worowirastri Ekowati, M.Pd. dalam paparannya menjelaskan bahwa kurikulum OBE merupakan sistem pendidikan yang menekankan pada hasil konkret pembelajaran. “Setiap mata kuliah harus memiliki output yang jelas. Mahasiswa harus mampu menghasilkan sesuatu dari mata kuliah yang mereka program,” jelasnya. Lebih lanjut, Dr. Dyah memaparkan bahwa perguruan tinggi memiliki indikator kinerja utama yang harus dipatuhi, termasuk ketentuan minimal 50% perkuliahan harus menghasilkan produk dari proyek. “Setiap lima tahun, generasi mahasiswa berubah dengan kebutuhan yang berbeda. Lima tahun lalu belum ada TikTok, sekarang media sosial sudah menjadi bagian integral dari pembelajaran,” ungkap Dr. Dyah. Ia menambahkan bahwa gaya belajar mahasiswa juga telah berkembang, tidak hanya sekadar visual, audio, dan kinestetik, tetapi juga mencakup kemampuan membaca dan menulis yang lebih kompleks. Dalam menghadapi era digital, Dr. Dyah menekankan pentingnya integrasi teknologi AI dalam pembelajaran. “Kita harus berdampingan dengan AI. Mahasiswa sudah menggunakan ChatGPT dalam pembelajaran mereka. Yang penting adalah bagaimana mengembangkan aspek sikap dan keterampilan yang sulit digantikan AI,” terangnya. Workshop ini merupakan bagian dari program pendampingan berkelanjutan yang akan dilanjutkan pada semester mendatang. “Semester depan kita masih akan melakukan pendampingan peninjauan kurikulum karena mata kuliahnya berbeda dan koordinatornya juga berbeda,” jelas Dr. Dyah. Melalui workshop ini, diharapkan para dosen dapat terus meningkatkan kompetensi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi sambil tetap mempertahankan kualitas pembelajaran yang berfokus pada pengembangan sikap, pengetahuan, dan keterampilan mahasiswa secara komprehensif.